Breaking News:

Virus Corona di Sidoarjo

Hadapi New Normal, Terminal Purabaya Bikin Protokol Kesehatan, Penumpang Tujuan Bali Wajib Bawa SIKM

Terminal Purabaya, Bungurasih Sidoarjo, masih ditutup meski Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020 sudah berakhir per 7 Juni kemarin.

TRIBUNMADURA.COM/TONY HERMAWAN
Kondisi Terminal Purabaya yang masih tutup, Senin (8/6/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, SIDOARJO - Terminal Purabaya, Bungurasih Sidoarjo, masih ditutup meski Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020 (Permenhub 25/2020) Tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 H sudah berakhir per 7 Juni kemarin.

"Belum ada instruksi, masih tutup," kata Imam Hidayat selaku Kepala Terminal Purabaya saat dihubungi, Senin (8/6/2020).

Kendati demikian, Ia berharap terminal bisa segera beroperasi kembali.

Download Lagu Kangen Nickerie - Didi Kempot feat Dory, Lengkap dengan Video Klip dan Lirik Lagunya

Penularan Covid-19 di Malang Utara Masih Tinggi, Dinkes Sebut Ada Kaitan Aktivitas Pasar Tradisional

PROMO ALFAMART Senin 8 Juni 2020 Ada Kejutan Super Monday, Cek Promo Susu hingga Minyak Goreng Murah

Sebab menurutnya, banyak pihak yang kesulitan melakukan perjalanan jika terminal terlalu lama ditutup.

"Kalau kami ya inginnya segera beroperasi lagi. Semoga boleh dibuka kembali nunggu sekalian berakhirnya PSBB hari ini," ucap Imam

Di kesempatan itu, Imam mengaku, Terminal Purabaya sudah bersiap menghadapi new normal.

Bahkan pihaknya sudah merumuskan protokol kesehatan yang akan diterapkan bagi armada dan penumpang.

Bagi armada, setiap bus yang akan melakukan perjalanan akan terlebih dulu disemprot disinfektan.

Sopir dan kru bus harus mempunyai surat sehat. Setiap bus harus menyediakan hand sanitizer.

Dan yang tak kalah penting adalah bus tidak diperbolehkan mengangkut penumpang melebihi 50 persen.

Sedangkan untuk penumpang, pihaknya mewajibkan harus mempunyai surat keterangan bebas Covid-19.

Bagi karyawan atau Aparatur Sipil Negara (ASN) harus mengantongi surat tugas dari instansi.

Tidak cukup itu, bagi penumpang yang bertujuan Bali atau Jakarta harus memiliki surat izin keluar masuk (SIKM) yang disertai surat keterangan bebas Covid-19.

Jumlah Pasien Sembuh dari Covid-19 Terus Bertambah, Bupati Nganjuk: Terima Kasih Tim Medis

Diminta Terapkan Protokol Kesehatan saat Pilkada Malang 2020, Ini Respons Bawaslu Kabupaten Malang

Risma Pastikan Stadion GBT Surabaya Tetap Jadi Lokasi Piala Dunia U-20 pada 2021

Selain itu, bagi sopir, kru bus, maupun penumpang wajib mengenakan masker serta menerapkan aturan jaga jarak (physical distancing) saat berada di area terminal maupun dalam perjalanan.

"Memang ini akan kami ketati semua demi kebaikan bersama menjaga keamanan baik dari sopir, kru bus, penumpang dari penyebaran virus corona," ucap Imam Hidayat.

Penulis: Tony Hermawan
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved