Breaking News:

Berita Surabaya

Risma Pastikan Stadion GBT Surabaya Tetap Jadi Lokasi Piala Dunia U-20 pada 2021

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memastikan Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang, tidak mengalami penundaan.

TRIBUNMADURA.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini menyebut pihaknya bakal mengusulkan agar tak ada perpanjangan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB lagi di Kota Surabaya. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memastikan Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang, tidak mengalami penundaan.

Meski sebagian besar negara dihadapkan dengan pandemi Covid-19, Risma menyebut, hingga saat ini belum ada kabar dari PSSI maupun FIFA terkait penundaan Piala Dunia U-20.

Risma memastikan bahwa hingga saat ini, Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya tetap menjadi salah satu venue digelarnya Piala Dunia U-20 2021.

Hal itu disampaikan Risma saat dirinya tengah meninjau progres perbaikan stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (7/6/2020).

Selain itu, dia juga meninjau progres akses jalan menuju Stadion GBT dari Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB).

Diminta Terapkan Protokol Kesehatan saat Pilkada Malang 2020, Ini Respons Bawaslu Kabupaten Malang

Jumlah Pasien Sembuh dari Covid-19 Terus Bertambah, Bupati Nganjuk: Terima Kasih Tim Medis

Katalog Promo Alfamart Terbaru 1 Juni - 15 Juni 2020, Mulai Produk Susu hingga Produk Rumah Tangga

"Jadi kita persiapan, kalau kabar penundaan belum ada, tapi kalau penentuan tempatnya, sudah pasti," kata Risma.

Berbagai persiapan memang sudah dilakukan sejak tahun 2019 lalu. Stadion kebanggaan warga Surabaya ini memang tengah bersolek menyambut perhelatan akbar internasional tersebut.

Risma menjelaskan, saat ini disana tengah dipikirkan dan diatur perihal akses keluar masuk bagi pemain, penonton serta awak media.

Disana nantinya juga bakal disiapkan ruang pemanasan. Rencananya bakal ada yang in door serta out door. Selain itu, saat ini kursi-kursi yang lama sudah dilepas dan akan segera diganti dengan yang baru.

“Mudah-mudahan kursi baru bisa segera dipasang, proses pemasangannya cukup lama karena warnanya bermacam-macam,” ujarnya.

Sementara untuk salah satu akses masuk, Risma sempat meninjau salah satu sisi yang saat ini tengah dikerjakan. Jalan itu, merupakan akses masuk ke GBT dari fly over Pelindo kemudian ke JLLB lalu ke jalan yang saat ini sedang dibangun ke arah timur.

Pembangunan jalan itu, ditarget bakal segera rampung tahun ini, sebab relatif tak ada kendala. Pembebasan lahannya, kata Risma, sudah beres semuanya, tinggal pembangunan saja. Disana nanti juga bakal dilengkapi buffer zone.

Update Virus Corona di Pamekasan 7 Juni 2020, Positif Covid-19 Tembus 45 Orang, 9 Sembuh 9 Meninggal

Anggota DPR RI Moreno Soeprapto Berikan Solusi Terkait Penyaluran Bantuan Sosial Tunai di Malang

Jalani Rapid Test, 10 Pedagang Reaktif Covid-19, Pasar Benjeng Kabupaten Gresik Ditutup Sementara

Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Surabaya Erna Purnawati mengungkapkan, proyek pembangunan akses menuju GBT itu terus dikebut meskipun di tengah pandemi Covid-19.

Sehingga, para pekerja proyek itu dipastikan tetap mengikuti protokol kesehatan, termasuk salah satunya menggunakan masker saat bekerja.

“Mereka ini terus bekerja meskipun Covid-19, ini terus kami kebut," ungkap Erna.

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved