Breaking News:

New Normal di Tuban

Kondisi Terminal Kambang Putih Tuban di Hari Kedua Transisi New Normal, Hanya 4 Bus yang Beroperasi

Hari kedua transisi new normal, baru ada empat bus yang beroperasi di Terminal Kambang Putih Tuban.

TRIBUNMADURA.COM/MOCHAMMAD SUDARSONO
Bus AKAP di terminal kambang putih Tuban saat hari kedua dimulainya operasional, Rabu (10/6/2020) 

TRIBUNMADURA.COM, TUBAN - Sebagian kota besar telah mengakhiri penerapan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ) dan masuk masa transisi new normal.

Dengan begitu, maka operasional bus yang selama ini terhenti untuk menghindari penyebaran virus corona atau Covid-19, kini mulai kembali beroperasi.

Di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, sendiri, belum banyak bus yang terpantau beroperasi di hari kedua masa transisi, bahkan di hari pertama, yakni Selasa (9/6/2020) kemarin, belum ada bus sama sekali.

Ramalan Zodiak Kamis 11 Juni 2020, Pisces Makin Pelit, Aquarius Semangatmu Bisa Menaklukkan Dunia

Pilkada Sumenep 2020: Pembina PAN Sumenep, Minta DPP Cabut SK Dukungan ke Achmad Fauzi-Dewi Khalifah

VIRAL Pria Curhat Tagihan Listrik 20 Juta, Tetap Harus Dibayar Meski PLN Sebut karena Kerusakan Alat

"Hari kedua ini baru ada empat bus yang beroperasi, terpantau dari Terminal Kambang Putih," kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tuban, Muji Slamet kepada wartawan, Rabu (10/6/2020).

Mantan camat Soko itu menjelaskan, untuk empat bus tersebut rinciannya tiga merupakan bus antar kota antar provinsi (AKAP), jurusan Semarang-Surabaya.

Kemudian untuk yang satunya antar kota dalam provinsi (AKDP), jurusan Tuban-Jombang-Malang.

"Baru empat bus ini yang beroperasi, kita terus memonitor," terangnya.

UPDATE CORONA: Kasus Positif Covid-19 di Jatim Bertambah 304, Surabaya Jadi Penyumbang Terbanyak

RSJ Menur Surabaya Rawat 86 Pasien, 7 di Antaranya Orang dengan Gangguan Jiwa Positif Covid-19

Ramalan Zodiak Cinta Kamis 11 Juni 2020, Leo Komunikasi Sempurna dengan Pasangan, Cancer Buka Hatimu

Ditambahkannya, untuk penumpang sendiri sesuai ketentuan yaitu diberlakukan kuota 50 persen dari jumlah total keseluruhan.

Sementara tidak ada pembahasan tentang kenaikan tarif.

"Hanya penumpang saja yang diatur 50 persen dari total kapasitas, kalau tarif tidak ada pembahasan," pungkasnya.

Penulis: Mohammad Sudarsono
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved