Breaking News:

Berita Surabaya

Jenazah Pasien Covid-19 Diambil Paksa dari Rumah Sakit, 4 Orang Terancam Dipenjara di Atas 5 Tahun

Polda Jatim menetapkan empat orang sebagai tersangka insiden pengambilan paksa jenazah pasien virus corona atau Covid-19.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/LUHUR PAMBUDI
Video pengambilan paksa jenazah pasien Covid-19 di RS Paru Karang Tembok Surabaya 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pengambilan paksa jenazah pasien virus corona atau Covid-19 di RS Paru Karang Tembok Surabaya beberapa waktu lalu, berbuntut panjang.

Empat orang ditetapkan Polda Jatim sebagai tersangka atas insiden pengambilan paksa jenazah pasien virus corona itu.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menuturkan, keempat orang tersangka itu masih sebagai anggota keluarga dari jenazah.

Jenazah PDP Covid-19 Dibawa Pulang Paksa Keluarga, Warga yang Terlibat Terancam Jalani Rapid Test

Sejumlah Perusahaan di Sumenep Belum Laporkan Hasil Rapid Test Mandiri Bagi Karyawannya

Konten Video Youtuber Madura Telanjur Viral, si Pembuat Malah Terancam Dipenjara Karena Hal Fatal

Mereka diduga melakukan serangkaian tindakan melanggar hukum, mulai dari paksaan, disertai intimidasi, ancaman, dan kekerasan saat proses pengambilan jenazah Covid-19.

"Pada saat kejadiannya ada 10 orang menjemput, dan di antaranya (4 orang) menggunakan kekerasan kepada petugas (medis RS Paru)," ujarnya di Mapolda Jatim, Jumat (12/6/2020).

Ia menjelaskan, penetapan tersangka itu merujuk pada hasil pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

Sejumlah saksi yang diperiksa di antaranya dari pihak rumah sakit, pihak keamanan rumah sakit, dan petugas pemulasaran jenazah.

"Ini juga sudah kita lakukan pemeriksaan," tuturnya.

Link Nonton Streaming Drakor Kapten Ri Crash Landing on You Sub Indo, Bisa Download Drama Korea Juga

Setelah mengantongi sejumlah hasil pemeriksaan saksi, penyidik melakukan pemeriksaan terhadap 10 orang anggota keluarga yang diduga terlibat dalam insiden pengambilan paksa jenazah.

Namun, hanya empat orang anggota keluarga yang terbukti kuat melakukan serangkaian tindakan tersebut.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved