Breaking News:

New Normal di Surabaya

Sanksi Bagi Warga Tak Bermasker saat Transisi New Normal di Surabaya, KTP Disita, Push Up atau Joget

Satpol PP Kota Surabaya terus memantau terkait kedisiplinan warga dalam melaksanakan protokol kesehatan di masa transisi new normal.

Satpol PP Surabaya
Satpol PP Surabaya hukum warga yang bandel tak pakai masker dan tak membawa identitas. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Satpol PP Kota Surabaya terus memantau terkait kedisiplinan warga dalam melaksanakan protokol kesehatan di masa transisi new normal.

Yang paling banyak disorot, misalnya terkait penggunaan masker dan physical distancing.

Kepala Satpol PP Surabaya Eddy Christijanto mengatakan, dari hasil monitoring yang dilakukan pihaknya pelanggar Perwali 28 tahun 2020 didominasi oleh pelanggaran individu.

"Hampir 60 persen itu adalah pelanggaran individu, masyarakat keluar tidak pakai masker, tidak jaga jarak, itu yang kita lakukan penindakan," kata Eddy Christijanto.

Kisah Wanita Ladies Club di Masa Pandemi, Pendapatan Tak Menentu, Andalkan Tabungan untuk Bertahan

BREAKING NEWS: Tambah 10, Jumlah Kasus Virus Corona di Sumenep Madura Jadi 35 per 23 Juni 2020

Aurel Ingin Menikah di GBK dan Undang 50 Ribu Orang, Atta Halilintar Hitung Biaya Capai Rp 25 Miliar

Bentuk penindakannya dalam Perwali yang mengatur tentang pedoman tatanan normal baru itu memang memberi kewenangan untuk melakukan penyitaan KTP pelanggar.

Hal itu termuat didalam pasal 34 terkait sanksi administratif.

"Bagi warga yang tidak pakai masker itu kita hentikan lalu kita sita KTPnya," ungkap Eddy Christijanto.

KTP pelanggar akan disita selama dua minggu, dan bisa diambil di kantor Satpol PP setelah menulis surat pernyataan.

Karena seluruh pelanggar terdata, jika masih kedapatan berulang kali melanggar, Eddy memastikan pihaknya bakal memberikan sanksi yang lebih berat.

Menurut Eddy Christijanto, namun hingga saat ini, pihaknya kerap menemui pelanggar yang berdalih tak membawa KTP.

Halaman
12
Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved