Breaking News:

Pria Sumenep Konsumsi Sabu di Gubuk

Mantan Caleg di Sumenep Ditangkap Polisi di Gubuk saat Sendirian, Terancam Dipenjara selama 20 Tahun

Warga Kecamatan Batang-Batang Kabupaten Sumenep ditangkap karena diduga sudah lama menggunakan narkoba jenis sabu.

TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Heri Siswanto (46) ditangkap Polisi akibat memakai narkotika jenisa sabu-abu di Kecamatan Batang -Batang, Kabupaten Sumenep pada 23 Juni 2020. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Heri Siswanto (46) diduga sudah lama menggunakan narkoba jenis sabu.

Warga Kecamatan Batang-Batang Kabupaten Sumenep itu ditangkap anggota Polsek Batang-batang, Rabu (23/6/2020) pukul 23.00 WIB.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan seperangkat alat isap sabu dan 0,33 gram sabu yang dibungkus plastik klip kecil miliknya.

Pria Sumenep Ditangkap Polisi saat Sendirian di Gubuk, Sudah Lama Dicurigai Konsumsi Narkoba

Mengenal Bakteri Listeria yang Ada di Jamur Enoki, Bisa Sebabkan Infeksi Darah, Kenali Gejalanya!

350 Tempat Tambang Galian C di Pamekasan Diduga Ilegal, 13 Lokasi di Antaranya Pakai Alat Berat

Investigasi 11 Bulan, PMII Pamekasan Sebut Punya Bukti Tambang Galian C Diduga Ilegal Beroperasi

Akibat perbuatannya itu, tersangka dikena ancaman Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika, atau Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotik.

"Tersangka dikena pengetrapan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika, atau Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotik," kata Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas, Kamis (25/6/020).

AKP Widiarti Sutioningtyas mengatakan, meskipun sabu tersebut memiliki berat kotor hanya 0,33 gram, dalam pasal tersebut, tersangka terancam pidana penjara dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun, serta pidana denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak Rp10 miliar.

Sekedar diketahui sebelumnya, terungkapnya kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat sekitar yang menyebutkan mantan Calon Legislatif (Caleg) itu membawa barang terlarang.

Polisi yang tidak ingin kehilangan jejak bergerak cepat dan melakukan pengintaian.

Empat personel anggota Polsek Batang-batang dipimpin Kanit Reskrim Bripka Yance Angga, mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved