Virus Corona di Trenggalek

Ibu Hamil di Trenggalek Positif Virus Corona, Melahirkan Bayi setelah Terkonfirmasi Covid-19

Ada dua pasien baru virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Trenggalek, satu di antaranya ibu hamil.

www.aa.com.tr
ilustrasi - Ibu Hamil di Trenggalek Positif Virus Corona, Melahirkan Bayi setelah Terkonfirmasi Terinfeksi Covid-19 

TRIBUNNMADURA.COM, TRENGGALEK - Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Trenggalek mengumumkan tambahan dua pasien baru virus corona, Kamis (26/6/2020).

Kedua pasien baru virus corona itu merupakan warga yang pulang kampung dari luar kota.

Sementara satu di antara pasien baru itu dinyatakan positif Covid-19 sehari sebelum melahirkan.

Pinjami Mobilnya untuk Pencuri, Kepala Desa di Sampang Terancam Hukuman 2 Tahun 3 Bulan Penjara

Kesal Istri Difitnah Mencuri, Suami di Sampang Ini Balas Dendam dengan Ambil Sapi Milik Tetangganya

Kepala Sekolah SMPN 3 Surabaya Positif Covid-19 Virus Corona, Keluhkan ini Sebelum Meninggal Dunia

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Trenggalek, Murti Rukiyandari mengatakan, pasien yang melahirkan itu adalah perempuan 28 tahun asal Desa Sidomulyo, Kecamatan Pule.

Sebelumnya ia adalah asisten rumah tangga di Surabaya.

Tiga bulan terakhir, pasien itu berhenti bekerja karena hamil.

Tapi ia masih tinggal di rumah kos di Surabaya bersama sang suami.

"Kesimpulan yang didapatkan dari hasil tracing, pasien terinfeksi atau terpapar virus Covid-19 saat berada di Surabaya," kata Murti.

Pasien itu dilaporkan pulang ke Trenggalek dalam kondisi hamil tua pada 15 Juni lalu.

"Bersama suaminya dari Surabaya naik sepeda motor. Sampai di rumah langsung melapor ke Satgas Desa dan selanjutnya melaksanakan isolasi mandiri di rumah," sambung Murti.

Temuan Sekelompok Anak Kecil saat Bermain ini Gegerkan Warga Malang, Ada Mayat Terbungkus Kain Bekas

BREAKING NEWS - Kepala Desa di Sampang Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pencurian

Ia mengatakan, pasien dan suaminya kemudian mengikuti rapid test di balai desa tempat tinggalnya dan dinyatakan reaktif.

Pasangan itu kemudian melakukan swab test dan diisolasi di asrama Covid-19 di salah satu gedung Badan Kepegawaian Daerah setempat.

Hasil swab yang keluar pada 24 Juni itu menunjukkan bahwa ibu hamil itu positif, sementara suaminya negatif Covid-19.

Pasien nomor urut 21 itu, kata Murti, kemudian melahirkan esok harinya. Ia melahirkan secara normal di RSUD dr Soedomo.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved