Breaking News:

Begal Pantat di Malang Ditangkap

BREAKING NEWS - Begal Pantat Resahkan Warga Malang Ditangkap, Ngaku Iseng Sejak Ditinggal Istri

Warga Kota Malang belakangan ini resah dengan aksi begal pantat menggunakan sepeda motor Honda Vario.

iStock via www.independent.co.uk
ilustrasi - Begal Pantat Meresahkan Warga Malang Ditangkap, Ngaku Iseng Sejak Ditinggal Pergi Istri dan Anak 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Polsek Lowokwaru menangkap begal pantat yang belakangan ini meresahkan warga Kota Malang.

Pelaku begal pantat di Kota Malang berinisal AJ alias Andrie (30), warga Jalan Pasar Besar, Kecamatan Klojen .

Informasi yang didapatkan TribunMadura.com Sabtu (27/6/2020), pelaku ditangkap di rumahnya pada Jumat (26/6/2020) malam sekitar pukul 21.15 WIB.

Waspada Modus Sekelompok Begal di Jember Dekati Korban, Pura-Pura Tanya Nama Lalu Ambil Paksa Barang

Nafsu Memuncak Lihat Wanita Berdada Besar, Begal Payudara Kediri Lecehkan Korbannya saat Berkendara

Begal Pantat Perempuan di Sidoarjo Hampir Dihajar Massa, Pelaku Ngaku Sering Melakukan Begal Pantat

Dari penangkapan pelaku, ditemukan satu sepeda motor Honda Vario warna putih nopol N 4546 AA, satu buah jaket, dan topi warna biru yang dikenakan pelaku saat melakukan aksinya.

Di hadapan petugas, pelaku mengaku nekat melakukan aksinya karena iseng serta tidak kuat menahan hasratnya.

Karena sejak Minggu (21/6/2020), pelaku mengatakan dirinya ditinggal pergi istri dan anaknya ke Bali.

Kapolsek Lowokwaru, Kompol Rizky Tri Putra melalui Panit I Reskrim Polsek Lowokwaru, Ipda Zainul Arifin membenarkan adanya peristiwa penangkapan tersebut.

"Saat ini pelaku masih kami periksa secara intensif. Kami masih lakukan periksa dan pendalaman," jelasnya kepada TribunMadura.com, Sabtu (27/6/2020).

Puluhan Orang Tak Bermasker di Surabaya Disanksi Bersihkan Sampah hingga Bantu Siapkan Makanan ODGJ

"Dari pengakuannya, pelaku ini mengaku iseng dan spontan melakukan aksi pelecehan tersebut. Dan atas perbuatannya tersebut, pelaku dikenakan Pasal 281 KUHP," sambung dia.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, kejadian pelecehan seksual terjadi di Jalan Sunan Muria, Kecamatan Lowokwaru, Rabu (24/6/2020) sekitar pukul 16.25 WIB.

Korban pelecehan yaitu berinisial S (30) dipegang bagian (maaf) pantatnya oleh pelaku.

Saat kejadian, korban berjalan kaki bersama kedua anaknya.

Anak yang masih bayi berusia 8 bulan, digendong di bagian depan.

Sedangkan anak yang satunya, yaitu berusia 5 tahun dituntun berjalan kaki.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami trauma dan tidak berani keluar ke luar rumah.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved