Berita Mojokerto

Wisata Alam di Mojokerto Berpotensi Jadi Tren saat New Normal, Diburu Wisatawan hingga Luar Kota

Para wisatawan cenderung lebih memilih tempat wisata di alam atau adventure untuk berlibur sekaligus bersantai bersama keluarganya.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/MOHAMMAD ROMADONI
Wahana Wisata Kolam Air Panas Pacet, Kabupaten Mojokerto. 

TRIBUNMADURA.COM, MOJOKERTO - Setelah 3 bulan lamanya ditutup karena wabah Covid-19, wisata alam lereng bukit Gunung Welirang kawasan Pacet, Kabupaten Mojokerto mulai kembali dibuka.

Kini kebijakan Pemerintah Daerah telah membuka tempat pariwisata mulai Sabtu (4/7/2020) sesuai sesuai Surat Edaran Bupati Nomor 650/1503/416-116/2020 tentang pedoman penyelenggaraan usaha pariwisata dalam mewujudkan tatanan New Normal baru produktif dan aman Covid-19 di Kabupaten Mojokerto.

Pantauan di lapangan, wisata alam lereng bukit Gunung Welirang mulai ramai dipadati wisatawan lokal maupun berasal dari berbagai kota di Jawa Timur.

Hotel hingga Kafe di Pamekasan Beroperasi Lagi, Penerapan Pembayaran Non Tunai Bakal Dilakukan

Buat Warga Sampang Madura Geger, Ibu Melahirkan Bayi di Depan Rumah Bidan, Jadi Tontonan Masyarakat

Muncul 2 Klaster Baru Penularan Covid-19 di Pamekasan, Begini Awal Klaster Jenazah dan Tenaga Medis

Para wisatawan cenderung lebih memilih tempat wisata di alam atau adventure untuk berlibur sekaligus bersantai bersama keluarganya.

Wisata alam pun kini berpotensi menjadi trend saat new normal lantaran banyak diburu masyarakat untuk melepaskan penat sejenak setelah sekian lama berdiam diri diri di rumah saja.

"Jenuh di rumah saja tidak pernah pergi ke mana-mana baru kali ini ingin ke Pacet saja liburan," ujar wisatawan, Arfina (24) di wisata Waterpark Ubalan, Pacet, Kabupateb Mojokerto, Sabtu (4/7/2020).

Warga Kecamatan Puri itu menjelaskan, meski banyak wisata di sana ia lebih memilih wisata alam.

Kata dia, wisata alam menjadi favorit keluarganya. Apalagi, pariwisata alam di Pacet tergolong murah meriah dan lokasinya mudah dijangkau tanpa perlu jauh-jauh pergi ke luar kota.

"Wisata alam itu favorit anak-anak dan orang tua juga karena lebih sejuk dan asyik kalau liburan di tempat adem (Dingin, Red) seperti ini," ungkapnya.

Wahana Wisata Padusan Pacet, Kabupaten Mojokerto.
Wahana Wisata Padusan Pacet, Kabupaten Mojokerto. (TRIBUNMADURA.COM/MOHAMMAD ROMADONI)

Telkom Buka Blokir Netflix, Pelanggan IndiHome Bisa Akses Tayangan Video Streaming Lewat Netflix

Kronologi Wanita Melahirkan Bayi di Depan Rumah Bidan di Sampang, Sang Ibu Sempat Alami Pendarahan

Ardiansyah (26) salah satu wisatawan mengatakan baru pertama kalinya mengajak keluarganya berlibur di tempat pariwisata alam.

Alasannya, memilih pariwisata alam karena pemandangannya dan tidak menguras kantong.

Apalagi, wisata alam lebih terbuka sehingga cukup aman dibandingkan dengan wisata Indoor atau tertutup di tengah Pandemi Covid-19 seperti ini.

"Sebenarnya masih khawatir terkait Covid-19 tapi di tempat wisata ini sudah menerapkan protokol kesehatan disemprot pakai disinfektan, cuci tangan pakai sabu, cek suhu tubuh, hand sanitizer dan wajib mengenakan masker," jelasnya.

Kepala Disparpora Mojokerto, Amat Susilo membenarkan, pariwisata alam berpotensi menjadi primadona yang paling banyak dikunjungi wisatawan saat new normal.

Meski begitu, pihaknya tetap menerapkan kebijakan untuk membatasi kuota pengunjung di tempat pariwisata selama Pandemi Covid-19.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved