Breaking News:

Berita Pamekasan

Pembelajaran Efektif TK SD SMP PNFI di Pamekasan Dimulai Besok, Bisa Pakai Sistem Online dan Luring

Proses pembelajaran siswa di Kabupaten Pamekasan dilakukan melalui sistem online dan luring.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Kepala Dinas Pendidikan Pamekasan, Akhmad Zaini (tengah) bersama siswa SD di Pamekasan sebelum masa pandemi Covid-19 mewabah di Pamekasan. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Pelaksanaan pembelajaran hari efektif bagi pendidik dan tenaga kependidikan tahun pelajaran 2020/2021 untuk jenjang TK, SD, SMP, dan PNFI di lingkungan Dinas Pendidikan Pamekasan, Madura, akan dimulai pada Senin (13/7/2020) besok.

Hal itu berdasarkan surat edaran yang dikelurkan oleh Dinas Pendidikan Pamekasan nomor : 095/ 1677 /432.301/2020.

Kepala Dinas Pendidikan Pamekasan, Akhmad Zaini mengatakan, awal masuk tahun pelajaran 2020/2021 untuk jenjang TK, SD, SMP, dan PNFI dimulai besok.

Bocah Penderita Tumor Kandung Kemih asal Pamekasan Dapat Santunan dari Kapolres AKBP Djoko Lestari

Fakta Video Viral Mobil Dinas Wakil Presiden Diduga Kehabisan Bensin dan Diisi BBM di Pinggir Jalan

Kursi Jabatan Sekda Sampang Diperebutkan 3 Pejabat Pemkab, Ini Jadwal Seleksi Kompetensinya

Proses pembelajaran, kata dia, bisa dilakukan melalui dua sistem, yaitu daring ( online ) dan luring.

Kepala Dinas yang akrab disapa Zaini ini menjelaskan, aktivitas pembelajaran dengan sistem luring dapat melalui beberapa sajian alat peraga.

Meliputi, media televisi, radio, modul belajar mandiri, lembar kerja, bahan ajar cetak, alat peraga, media belajar dari benda, dan lingkungan sekitar.

Selain itu, pembelajaran luring juga bisa dilakukan dengan sistem guru kunjung ke rumah siswa.

"Aturan ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri nomor 01/KB/2020, nomor 516 tahun 2020, dan nomor HK.03.01/Menkes/363/2020, serta nomor 440-882 tertanggal 15 Juni 2020," tutupnya.

Jumlah Perawat di RSUD Kota Malang Tak Ideal, Butuh 10 Tenaga Kesehatan Lagi untuk Layani Pasien

Tempat Kos di Kota Blitar Dirazia Satpol PP, 7 Pasangan Bukan Suami Istri Diamankan Petugas

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved