Berita Tuban

Akal Licik Kakak Beradik Kompak Mencuri di Tuban, Sasar Empat Motor yang Terparkir Tanpa Pengawasan

Kakak beradik di Kabupaten Tuban secara kompak melakukan tindak pencurian dengan kekerasan (curas).

TRIBUNMADURA.COM/MOHAMMAD SUDARSONO
Kedua pelaku curanmor kakak beradik dibekuk petugas kepolisian Polres Tuban saat Ops Sikat Semeru, Senin (27/7/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, TUBAN - Kakak beradik di Kabupaten Tuban secara kompak melakukan tindak pencurian dengan kekerasan (curas).

Mereka adalah Puguh (29) selaku kakak dan Siswanto (25) selaku adik, asal Desa Pakel, Kecamatan Montong. Keduanya mencuri empat sepeda motor milik tetangganya.

Mereka mencuri motor petani yang sedang terparkir bebas di sawah, tanpa pengawasan pemiliknya.

Kurang Nyaman saat Guru Datangi Rumah, Siswa SD Tulungagung Berharap Belajar Tatap Muka di Sekolah

Bhabinkamtibmas Polsek Galis Pamekasan Salurkan Bantuan Beras Tahap II ke Warga Terdampak Covid-19

Selama 4 Bulan Pandemi Covid-19, Sudah 30 Tenaga Kesehatan di Pamekasan yang Positif Terpapar Corona

"Kedua pelaku curanmor ini kakak adik, secara kompak melakukan pencurian selama ops sikat semeru 6-17 Juli," kata Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono saat ungkap kasus ops sikat semeru, Senin (27/7/2020).

Ruruh menjelaskan, keduanya ini memiliki peran berbeda dalam menjalankan aksi jahatnya.

Saat ke lokasi, keduanya berboncengan lalu Siswanto menurunkan Puguh untuk mengambil motor.

"Yang eksekusi Puguh, adiknya nganter ke lokasi terus kembali," ungkap perwira menengah tersebut.

Sementara itu, Puguh menyatakan, dia mencuri motor saat siang hari di persawahan.

Lalu hasil motor curian itu dijual sekitar Rp 1-2 juta per unitnya.

Wisata Religi Makam Sunan Bonang Tuban Kembali Dibuka, Ada Aturan Protokol Kesehatan bagi Pengunjung

Kisah Guru SD di Tulungagung, Datangi Rumah-rumah Siswa untuk Mengajar Selama Pandemi Virus Corona

Pelatihan Kerja Tetap Berjalan Meski Gedung BLK Sampang Disulap Jadi Ruang Isolasi Pasien Covid-19

Kepada polisi, kedua pelaku curanmor itu mengaku melakukan aksinya untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

"Ya mencuri untuk kebutuhan sehari-hari, saya jual Rp 1-2 juta," beber Puguh menunduk.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, ancaman pidana 9 tahun penjara.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved