Jangan Keburu Minum Obat Saat Sakit Kepala, Kenali Penyebabnya dan Lakukan dari 15 Hal ini

Sakit kepala atau pusing memang cukup mengganggu aktifitas sehari-hari. Sebenarnya ada banyak penyebab sakit kepala atau pusing.

Editor: Aqwamit Torik
Shutterstock.com
Ilustrasi sakit kepala 

TRIBUNMADURA.COM - Sakit kepala atau pusing memang cukup mengganggu aktifitas sehari-hari.

Sebenarnya ada banyak penyebab sakit kepala atau pusing.

Biasanya, jika merasa pusing, seseorang akan meminum obat pereda sakit kepala agar bisa kembali normal.

Namun alangkah baiknya untuk mencoba beberapa hal di bawah ini agar meredakan sakit kepala.

Sebenarnya bukan tidak mungkin menghilangkan sakit kepala tanpa obat.

Suhu Udara Terasa Lebih Dingin? Simak Penjelasan Ilmiah dari BMKG, ada Pola dari Australia

Pasukan Khusus AS Minder Lihat Kemampuan Pasukan Khusus TNI, Ilmu Kebatinan Bikin Tak Berkutik

Harga Oppo di Akhir Juli 2020, Mulai dari Oppo A5, Oppo Reno Hingga Oppo Find X2, Spek Apik

Berikut beberapa cara menghilangkan sakit kepala secara alami dirangkum dari Healthline dan WebMD.

1. Banyak minum air putih

Hidrasi yang cukup mampu untuk membantu meringankan rasa sakit kepala.

Dalam buku Handbook of Clinical Neurology menyebutkan bahwa penelitian menunjukkan bahwa dehidrasi kronis merupakan penyebab umum sakit kepala akibat otot tegang dan migrain.

Penelitian lain yang dipublikasikan dalam Nutrition Review menemukan bahwa minum air putih dapat meringankan gejala sakit kepala pada kebanyakan orang yang mengalami dehidrasi dalam waktu 30 menit hingg tiga jam.

Ini mengapa penting untuk meminum cukup air dan makan makanan yang kaya air demi memenuhi kebutuhan harian tubuh.

 2. Hindari konsumsi alkohol

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Neurosciences in Rural Practice menemukan hubungan antara konsumsi alkohol dengan sakit kepala.

Beberapa penelitian lainnya juga menunjukkan bahwa konsumsi alkohol menyebabkan otot tegang dan sakit kepala pada banyak orang.

Apalagi, alkohol memiliki sifat siuretik atau menyebabkan tubuh kehilangan cairan dan elektrolit. Kehilangan cairan ini dapat menyebabkan dehidrasi.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved