Breaking News:

Idul Adha 2020

Menjelang Hari Raya Kurban, 10 Ribu Kendaraan Memasuki Pulau Madura Melalui Jembatan Suramadu

Kendaraan beroda dua dan beroda empat yang memasuki Pulau Madura Bandung pada tiga hari menjelang Hari Raya Kurban melonjak hingga mencapai 10 ribu.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Arus kendaraan menuju Pulau Madura mulai terpantau padat sejak 26 Juli 2020. Hingga H-3 Lebaran Ketupat, Rabu (29/7/2020), UPT P3 LLAJ Bangkalan Dinas Perhubungan Propinsi Jatim telah mencatat sejumlah 10.000 unit kendaraan memasuki Madura melalui Jembatan Suramadu 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Kendaraan beroda dua dan beroda empat yang memasuki Pulau Madura Bandung pada tiga hari menjelang Hari Raya Kurban melonjak hingga mencapai 10 ribu.

Hal tersebut diketahui berdasarkan pantauan Unit Pelaksana Tugas Pengelolaan Prasarana Perhubungan Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan (UPT P3 LLAJ) Bangkalan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur di tolgate Jembatan Suramadu.

"Ada peningkatan arus lalu-lintas, rata-rata hingga H-3 ini terdata sejumlah 9.500 unit hingga 10.000 unit kendaraan roda empat dan roda dua," ungkap Kepala UPT P3 LLAJ Bangkalan Dinas Perhubungan Propinsi Jatim A Wahab kepada TribunMadura.com.

A Wahab menjelaskan, peningkatan arus kendaraan yang memasuki Pulau Madura dalam momen mudik Lebaran Kurban kali ini mulai terjadi sejak 26 Juli 2020.

Bupati Pamekasan Bagikan Kisah Perjuangannya ke Calon Wirausaha, Pernah Jualan Kerupuk Semasa Kuliah

Pasha Ungu Pakai Seragam & Berambut Pirang Jadi Sorotan Netizen, sampai Dijuluki Pejabat Nyentrik

Kejaksaan Negeri Sampang Luncurkan Aplikasi Si Klebun untuk Berikan Pelayanan Cepat bagi Masyarakat

"Saat itu masih terdata sejumlah 6.000 unit, merangkak naik menjadi 8.000 unit dan hari ini 9.500 unit hingga 10.000 unit kendaraan saat ini," jelasnya.

Wahab mengatakan, dalam pelaksaan disiplin protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 pihaknya mengacu pada Surat Edaran (SE) Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Nomor 11/2020 tentang pedoman dan petunjuk teknis penyelenggaraan transportasi darat pada masa adaptasi kebiasaan baru untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Selain mengatur operasional bus dan operasional terminal, lanjutnya, SE tersebut juga mengatur tentang penerapan jarak antar penumpang di dalam kendaraan.

"Misalkan bus, kru nya harus memakai sarung tangan dan masker, bus disemprot cairan disinfektan. Jarak penumpang diatur, termasuk kelengkapan KTP dan surat keterangan sehat," paparnya.

Ia menambahkan, pengecekan kesehatan penumpang tetap dilakukan di terminal-terminal di Pulau Madura kendati para penumpang telah mengantongi surat keterangan sehat.

Mahasiswa Unair Demo, Tuntut Tranparansi Kampus, Potongan UKT 50 Persen hingga Subsidi Kuliah Daring

Lapas Kelas IIA Pamekasan Tutup Program Rehabilitasi Medis Tahap 1, Diikuti 110 Napi Pecandu Narkoba

Hasil Swab Test Ibu Hamil di Kota Surabaya Keluar, 11 Positif Covid-19 dan Diisolasi di Asrama Haji

"Kami juga atensi beberapa titik kemacetan arus lalu-lintas yang disebabkan kegiatan pasar tumpah. Seperti pasar tumpah di Kecamatan Galis, arus kendaraan macet hingga sepanjang 2 Km," pungkasnya.

Kabid Lalin dan Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan Ari Moein mengungkapkan, pihaknya telah menerjunkan sebanyak lima personel guna mengantisipasi kepadatan lalu-lintas yang disebabkan pasar tumpah.

"Untuk arus mudik melalui Pelabuhan Kamal, belum terjadi lonjakan penumpang maupun kendaraan," ungkapnya.

Ia menambahkan, pihaknya menyediakan sejumlah armada cadangan di beberapa titik sebagai langkah antisipasi terjadi penumpukan penumpang.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved