Breaking News:

Berita Sampang

Sejumlah Ulama dan Kiai Ponpes di Desa Prajjan Minta Jajaran Polres Sampang Tuntaskan Kasus Curanmor

Ulama dan kiai Pondok Pesantren Batu-batu Indah meminta kepada jajaran Polres Sampang untuk menuntaskan beberapa kasus kriminal di Desa Prajjan.

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Sejumlah Ulama dan Kiai Pondok Pesantren (Ponpes) Batu-batu Indah Desa Prajjan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, berkunjung ke Mapolres Sampang, Senin (6/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Sejumlah ulama dan kiai Pondok Pesantren Batu-batu Indah, Desa Prajjan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura berkunjung ke Mapolres Sampang, Senin (6/8/2020).

Kunjungan tersebut meminta kepada jajaran Polres Sampang untuk menuntaskan beberapa kasus kriminal yang terjadi di lingkungan Ponpes dan Desa Prajan sejak 15 hari terakhir.

Terdapat dua kasus diantaranya pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dan handphone yang merupakan milik salah satu Kiai di Pondok Pesantren Batu-batu Indah.

Kuasa Hukum Minta Kasus Sengketa Tanah Libatkan 2 Warga Desa Dempo Timur Pamekasan Segera Dieksekusi

Kronologi Bocah 13 Bulan di Pamekasan Terkena Peluru Nyasar, Berawal dari Suara Letusan Bles

BREAKING NEWS: Mayat Ditemukan di Lereng Bukit Desa Sumberejo Kota Batu, Kondisi Dikerubung Belatung

Sejumlah Ulama dan Kiai Pondok Pesantren (Ponpes) Batu-batu Indah Desa Prajjan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, berkunjung ke Mapolres Sampang, Senin (6/8/2020).
Sejumlah Ulama dan Kiai Pondok Pesantren (Ponpes) Batu-batu Indah Desa Prajjan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, berkunjung ke Mapolres Sampang, Senin (6/8/2020). (TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA)

Salah satu dari rombongan para Ulama dan Kiai, Yusuf mengatakan, sebelumnya pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Polsek  setempat yakni, Polsek Camplong.

Hasilnya, penadah dari Curanmor tersebut sudah diamankan, begitupun dengan pelaku pencurian handphone.

Namun, pihaknya tetap meminta kepada jajaran Polres Sampang untuk menuntaskan kasus Curanmor sebab, pelaku Curanmor masih belum diamankan.

"Jadi tinggal dikembangkan setuntas-tuntasnya dengan barang bukti yang ada," ujarnya.

"Kalau kasus pencurian handphonenya sudah tertangkap," imbuh dia.

Iring-iringan Mobil Polisi Jember Kecelakaan Beruntun Setelah Antar Jenazah Covid-19 ke Karangbayat

Listrik di Madura Padam, Tim Investigasi PLN UIT JBTB Diterjunkan untuk Cari Penyebab Lonjakan Beban

Lonjakan Beban yang Tidak Seimbang Jadi Penyebab Aliran Listrik se-Madura Black Out

Sementara, Waka Polres Sampang, Kompol Mukhamad Lutfi menyampaikan untuk penanganan kasus curanmor yang terjadi di Desa Prajjan kita masih melakukan pengembangan.

"Kita tetap mengupayakan penyelidikan lebih tajam lagi," tegasnya.

Ia mengaku, masih perlu mengumpulkan beberapa bukti lagi karena bila bukti nantinya sudah mengarah kepada pelaku penangkapan akan segera dilakukan.

"Pasti kami aakn melakukan upaya paksa jika bukti yang terkumpul mengarah kepada pelaku," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved