Breaking News:

Berita Sampang

Perindah Taman Wiyata, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sampang Andalkan Dana CSR

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sampang berencana melakukan perbaikan terhadap Taman Wiyata di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Dalpenang, Sampang.

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Suasana di Taman Wiyata Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, Kamis (13/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sampang berencana melakukan perbaikan terhadap Taman Wiyata di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura.

Perencanaan tersebut berdasarkan keberadaan atau kondisi Taman Wiyata yang kotor. Bahkan, banyak fasilitas mulai rusak dan kurang terawat.

Oleh karena itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sampang menilai, perlu adanya perbaikan untuk mempercantik Taman Wiyata agar pengunjung lebih betah saat singgah.

Kepala Bidang (Kabid) Konservasi Rehabilitasi dan Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sampang Imam Irawa mengatakan, untuk upaya melakukan perbaikan taman, pihaknya masih menunggu dana Corporate Sosial Responsibility (CSR).

Rayuan Maut Pemuda Surabaya di WA Bikin Gadis 16 Tahun Jatuh Cinta, Kesucian Direnggut di Rumah Kos

UPDATE CORONA di Kota Madiun Kamis 13 Agustus 2020, 3 Pasien Sembuh, Kasus Positif Tambah 1 Orang

Viral Situs Belajar Daring Disisipi Iklan Pornografi, Pemkot Surabaya: Bukan dari Guru Surabaya

Suasana di Taman Wiyata Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Dalpenang, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura, Kamis (13/8/2020).
Suasana di Taman Wiyata Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, Kamis (13/8/2020). (TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA)

Sebab, sesuai dengan arahan Bapak Bupati Sampang untuk perbaikan taman harus menggunakan dana CSR.

"Sedangkan untuk Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) digunakan untuk pembangunan infrastruktur," ujarnya kepada TribunMadura.com, Kamis (13/8/2020).

Namun, jumlah perusahaan yang akan mengucurkan dana CSR tersebut masih belum diketahui, karena dari sejumlah perusahaan yang ada hanya beberapa yang sudah melakukan pembahasan.

Imam Irawa menyebutkan, sudah ada dua perusahaan yang pasti mengucurkan yakni, perusahaan Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) dan Ophir.

SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo Siap Gelar Uji Coba Belajar Tatap Muka, Siswa Bawa Hasil Rapid Test

BREAKING NEWS - Mobil Rombongan Pengantin Masuk Jurang di Jalan Raya Dusun Orai Pamekasan

3 SMA/SMK di Sampang Uji Coba Belajar Tatap Muka, Berisiko Kecil Jadi Tempat Penyebaran Covid-19

"Bagi ke perusahaan lainnya, kami tinggal menyampaikan atau menawarkan kepada pemilik perusahaan terkait konsep atau menu apa yang akan diambil, untuk desainnya sudah kami buat," tuturnya.

Dijelaskan, terkait konsep yang sudah dibuat oleh DLH Sampang lebih ke kebutuhan perbaikan dan penambahan fasilitas yang ada di Taman Wiyata.

Seperti halnya, pagar kolam yang kondisinya rusak, air macur, arena main anak, sepeda angin, dan lainnya.

"Konsep itu nantinya yang akan ditawarkan, sehingga pemilik danan CSR memilih dari salah salah satunya," pungkasnya.

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved