Breaking News:

Berita Pamekasan

DPC PDIP Pamekasan Bangun Sekolah Darurat, Sediakan Fasilitas Laptop hingga Internet untuk Siswa

Siswa di Kabupaten Pamekasan bisa memanfaatkan Sekolah Darurat milik PDI Pamekasan di Jalan Pintu Gerbang.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Pengurus DPC PDI Perjuangan Pamekasan saat melaunching Sekolah Darurat di Kantor PDI Perjuangan Pamekasan, Madura, Selasa (18/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan, Madura, menyediakan jaringan internet, Hp android, dan fasilitas laptop secara gratis yang diperuntukkan bagi siswa yang ingin belajar dengan sistem daring.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Pamekasan, Nadi Mulyadi mengatakan, pada masa pandemi Covid-19 ini, siswa bisa memanfaatkan Sekolah Darurat milik PDI Pamekasan yang berlokasi di Jalan Pintu Gerbang, Kelurahan Bugih.

Kata dia, di Sekolah Darurat ini sudah disediakan tempat yang memadai, seperti kursi dan meja dengan konsep lesehan.

Kegiatan Pembelajaran Tatap Muka Siswa Sekolah di Kabupaten Malang Digelar Mulai September 2020

Temuan Daging Ayam Busuk Program BPNT di Tuban, Produk BPNT Dinilai Jadi Bisnis Kemiskinan

Dua Pohon Besar Tumbang ke Tengah Jalan, Akses Jalan Nasional Lumajang-Malang Sempat Tersendat

“Selain wifi gratis, kami juga menyediakan Hp android, dan laptop yang bisa dipakai secara gratis oleh para siswa di Pamekasan,” kata Nadi Mulyadi kepada TribunMadura.com.

Nadi juga menjelaskan, program Sekolah Darurat tersebut digagas mengingat kondisi riil orang tua siswa di Kabupaten Pamekasan masih ada yang tidak memiliki jaringan internet mandiri dan fasilitas pendukung lainnya.

Menurut dia, butuh kepedulian ekstra untuk mengatasi masalah itu, dan PDI Perjuangan hadir untuk memberikan solusi.

Nadi juga memastikan, bila program Sekolah Darurat tersebut murni untuk membantu para siswa di Pamekasan yang membutuhkan.

Tujuannya, agar hak mereka tetap terpenuhi untuk mendapatkan pendidikan di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

Mandi di Sungai Bareng Teman, Remaja 17 Tahun asal Lumajang Dilaporkan Hilang setelah Melompat

"Kami dari PDI Perjuangan Pamekasan ingin menunjukkan rasa simpati dan kepedulian terhadap para siswa yang membutuhkan fasilitas belajar daring ini," inginnya.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Pamekasan, Abd Sukur menyatakan siapa saja boleh memanfaatkan fasilitas di Sekolah Darurat tersebut.

Sekolah Darurat ini, kata dia diperuntukkan untuk semua jenjang, tanpa terkecuali.

“Baik siswa SD, SMP, SMA dan sederajat, termasuk mahasiswa yang membutuhkan silakan datang ke Kantor PDI perjuangan. Kalau haus kami sediakan air mineral,” ajaknya.

Warga Sumenep Tak Pakai Masker Bakal Didenda Rp 100 Ribu, Polisi Siap Gelar Patroli Sebulan Penuh

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved