Breaking News:

Virus Corona di Mojokerto

Lima Napi Lapas Kelas IIB Mojokerto Positif Virus Corona, Diisolasi di Ruangan Khusus Karantina

Lima warga binaan lembaga pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Mojokerto terkonfirmasi virus corona atau Covid-19.

TRIBUNMADURA.COM/MOHAMMAD ROMADONI
Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Klas-IIB Mojokerto di Jalan Raya Taman Siswa, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. 

TRIBUNMADURA.COM, MOJOKERTO - Lima warga binaan lembaga pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Mojokerto terkonfirmasi Covid-19.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Klas IIB Mojokerto, Wahyu Susetyo mengatakan kelima warga binaan tersebut adalah 1 narapidana yang terlibat dalam kasus penipuan dan 4 lainnya terjerat kasus penyalahgunaan narkoba.

"Kelima warga binaan positif terpapar Covid-19 kini menjalani isolasi di ruangan khusus karantina di dalam Lapas yang lokasinya terpisah dari sel tahanan narapidana lainnya," ujar Kalapas Mojokerto, Wahyu Susetyo, Senin (24/8/2020).

Cegah dan Hindari Paparan Virus Corona, Bupati Tulungagung Rutin Cek Kesehatan, Termasuk Rapid Test

Bupati Sampang Mutasi 45 Pejabat, Kepala DPMD Dimutasi ke Staf Ahli, Tingkatkan Kinerja Setiap OPD

Penyegaran Kinerja di Setiap OPD, Pemkab Sampang Mutasi 45 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Wahyu menuturkan kelima narapidana itu sebelumnya menjalani rapid test di dalam Lapas Mojokerto yang hasilnya reaktif dan dilanjutkan swab test PCR. Mereka dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil tes Swab PCR pada Sabtu 22 Agustus 2020.

"Ada empat narapidana kasus narkoba dan satu kasus penipuan yang usianya rata-rata sekitar di bawah 40 tahun," jelasnya.

Pihaknya menggunakan ruangan sel tahanan isolasi biasanya dipakai untuk menghukum narapidana yang melakukan pelanggaran kini dimanfaatkan sebagai tempat khusus karantina.

"Mereka  menempati satu ruangan khusus karantina tersebut," ungkapnya.

Masih kata Wahyu, pihak Lapas akan berkoordinasi bersama Pemkot Mojokerto dan Dinas Kesehatan setempat untuk melakukan Tracing terhadap sejumlah narapidana diduga mempunyai riwayat kontak dengan warga binaan yang positif Covid-19.

Setidaknya, ada 45 narapidana akan menjalani rapid test lantaran pernah kontak erat dengan yang bersangkutan.

Ia masih menyelidiki dan belum dapat memastikan terkait penyebab lima narapidana itu positif terpapar Covid-19.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved