Breaking News:

Berita Mojokerto

Ada KTP WNI Saat Penggerebekan Sarang ISIS di Yaman, Polres Mojokerto Telusuri Jejak Pemilik KTP

Viral KTP warga Mojokerto ditemukan pemberontak Houthi saat menggeledah markas ISIS di Yaman, Polisi menelusuri jejak pemilik KTP

TRIBUNMADURA.COM/MOHAMMAD ROMADONI
Polisi bersama mendatangi lokasi rumah kosong sesuai alamat KTP di Perum Japan Raya, Kabupaten Mojokerto yang tampil dalam video viral penyerangan markas ISIS di Yaman. 

TRIBUNMADURA.COM, MOJOKERTO - Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Uang pecahan rupiah milik warga Mojokerto ditemukan pemberontak Houthi, saat menggeledah markas atau persembunyian ISIS di Yaman. Video penggedahan itu pun viral di media sosial di tanah air.

Dalam rekaman tersebut, para pemberontak menemukan beberapa pecahan mata uang kertas rupiah. Selain itu, mereka juga menemukan bendera ISIS dan KTP milik seorang pria bernama Samsul Hadi Anwar. Identitas tersebut beralamatkan di Jalan Basket, Nomor 15 Blok N-N, Perumahan Japan Raya, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Dalam video tersebut tidak diketahui apakah pria dalam KTP tersebut ditangkap atau berhasil kabur. Namun para pemberontak Houthi terlihat menyandra sejumlah orang dan menyita peralatan komunikasi.

Atas video tersebut, aparat Polres Mojokrto pun turun mengecek lokasi untuk memastikan tempat tinggal dan nama dalam KTP tersebut. Namun, saat dicek, rumah yang sesuai dengan KTP tersebut dalam kondisi kosong.

Selain itu, polisi menelusuri kebenaran Kartu Tanda Penduduk (KTP) atas nama Syamsul Hadi Anwar di Perum Japan Raya, Desa Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander menjelaskan pihaknya telah meninjau lokasi rumah sesuai pada alamat dalam KTP tersebut. Rumah itu milik M.Subekhan dan dalam kondisi kosong.

Penjelasan Dispendukcapil Mojokerto Soal KTP Warga Mojokerto yang Ditemukan di Markas ISIS Yaman

BLT Rp 600 Ribu dengan Rekening Bank Swasta Seperti BCA Akan Cair, Tapi Terima Lebih Lambat

Beredar Video KTP Warga Mojokerto Ditemukan di Markas ISIS Yaman, Kades Japan: Tak Ada yang Mengenal

"Kami sudah mengecek langsung keberadaan sesuai KTP yang viral di wilayah Yaman dan KTP warga Negara Republik Indonesia beralamatkan di Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto sudah dipastikan tidak benar," ungkapnya di lokasi Perum Japan Raya, Senin (31/8/2020).

Dony mengatakan pihaknya bersama Pemerintahan Daerah melalui Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto, Kepala Desa Japan untuk menelusuri pemilik KTP di wilayah Perum Japan Raya.

Hasil penelusuran Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto bahwa memang KTP atas nama Syamsul Hadi Anwar bukan merupakan warga dari Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

"Dari riwayat rumah ini, sudah dipastikan dengan stakeholder terkait, ditinggali oleh saudara M Subekhan dan dari tahun 2010 sudah meninggalkan wilayah Kabupaten Mojokerto ke daerah Kalimantan Tengah," bebernya.

Kuota Internet Gratis Buat 1,3 Juta Siswa Jatim Mulai Disalurkan, Isi Ulang Rp 5 Ribu Dapat 11 GB

Ada Logo RANS Milik Raffi dan Nagita di Badan Pesawat Garuda Indonesia, Dirut: Bentuk Apresiasi Kami

Jadwal TV Hari Selasa 1 September 2020 Trans TV Trans 7 RCTI SCTV GTV, Ada Drakor Hyde, Jekyll, Me

Kata Dony, sejak ditinggal oleh pemiliknya pada 2010, rumah itu dalam kondisi kosong. Kemudian, rumah itu dikontrak dan ditempati karyawan koperasi simpan pinjam Bangun Jaya selama dua tahun pada 2015.

"Pada akhir tahun 2017 sudah tidak ada yang menempati rumah kembali sampai dengan hari ini," jelasnya.

Menurut dia, pihaknya terus melakukan proses penyelidikan dan pengecekan secara menyeluruh terkait riwayat rumah tinggal di kawasan Perum Japan Raya tersebut. Selain itu, ia juga secara intensif  melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait untuk mencari informasi tambahan alamat ataupun juga nama yang meninggalkan terakhir atau pernah tinggal di rumah ini.

"Kami pastikan proses penyelidikan dan pengecekkan tidak terputus sampai sekarang ini untuk dapat menggali informasi lebih dalam terkait KTP warga Kabupaten Mojokerto di Yaman," ucapnya. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved