Virus Corona di Surabaya
Universitas Airlangga Unair Segera Patenkan Senyawa Bakal Calon Obat Spesifik Virus Corona Covid-19
Universitas Airlangga ( Unair ) segera merilis senyawa bakal calon obat spesifik virus corona Covid-19.
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Universitas Airlangga ( Unair ) segera merilis senyawa bakal calon obat spesifik virus corona Covid-19.
Sebelumnya, Unair telah mengeluarkan kombinasi obat Covid-19 yang saat ini dalam tahap izin produksi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Rektor Unair, Prof Mohammad Nasih mengungkapkan, akan segera mematenkan senyawa obat atau yang disebut bakal calon obat spesifik Covid-19 ini.
• 4.800 Santri Ponpes Darussalam Blokagung Banyuwangi Dites Swab, Hasilnya Keluar Tiga Hari Lagi
• VIRAL, Aksi Berbahaya Pengendara Tiduran di Atas Motor sambil Kibarkan Bendera, Polisi Buru Pelaku
• Baru Didirikan, Dapur Umum Klaster Ponpes Darussalam Blokagung Banyuwangi Terancam Ditinggal Relawan
"Mudah-mudahan tidak dalam waktu yang lama kami bisa mematenkan," kata dia, Selasa (1/9/2020).
"Saat ini sedang dalam proses pematenan, pembuatan nama dan sebagainya," urainya.
Nasih mengungkapkan, bakal calon obat spesifik Covid-19 ini telah melalui uji in vitro dan in vivo dengan hasil yang memuaskan.
Kendati demikian, kata dia, masih ada setidaknya tiga tahapan besar yang harus dilalui untuk menjadikan senyawa ini menjadi obat spesifik Covid-19.
"Senyawa bakal calon obat spesifik Covid-19 masih membutuhkan tiga tahapan yakni proses untuk menghilangkan bakal dan calon, sehingga menjadi obat," jelas dia.
"Jadi masih banyak atau tiga tahapan yang harus dilalui," ujarnya.
• Universitas Airlangga Surabaya Temukan Obat Virus Corona, Mulai Produksi Ratusan Ribu Obat Covid-19
Unair memutuskan untuk mematenkan senyawa atau bakal calon obat ini terlebih dahulu karena berkaitan dengan rumus dan formula tertentu yang berhasil diteliti secara autentik oleh tim peneliti.
"Kalau tidak dipatenkan dulu dan dipublish dulu, nanti orang lain yang menangkap dan menggunakannya," jelasnya.
"Mereka bisa mudah membuatnya. Kami patenkan dulu senyawanya, baru nanti kami publish ke jurnal-jurnal," tambah dia.
"Paling tidak ini membuktikan bahwa kami tidak hanya fokus pada yang emergensi produk yang jangka pendek, yang kombinasi itu tapi juga yang jangka panjang," kata Nasih.
Penelitian senyawa bakal calon obat spesifik Covid-19 ini pun sebenarnya telah diumumkan pada April 2020 lalu dengan lima kandidat senyawa obat.
Ke depannya pun, Nasih menyebutkan bahwa riset ini akan didukung oleh negara atau pemerintah melalui Dinas Kesehatan.
• Warga Sampang Diancam Hukuman Penjara 7 Tahun, Terlibat Kasus Pencurian Pecah Kaca Mobil Antar Kota
Berita serupa: Uji coba vaksin Covid-19