Virus Corona di Surabaya

Masuk Surabaya Harus Negatif Covid-19, Wali Kota Risma Minta Pengelola Kos dan Hotel Monitoring Tamu

Masuk Surabaya Harus Negatif Covid=19! Berlaku bagi warga pendatang. Wali Kota Risma minta kepada pengelola hotel hingga kos memonitor tamu.

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Elma Gloria Stevani
Kolase Aveda Resort and Spa dan Facebook/The Australian
Ilustrasi (foto tak terkait berita) 

Ketika akan pulang agar menunjukkan hasil Rapid test-PCR/Swab Negatif.

Hanya saja jika belum memiliki dapat memanfaatkan pemeriksaan di Puskesmas terdekat maupun di Labkesda dengan biaya gratis. Cukup menunjukkan KTP.

Menurut Febriadhitya Prajatara, jika nantinya didapati hasil positif dari pemeriksaan tersebut maka akan diarahkan untuk melakukan isolasi. Hal itu termuat pada poin ketiga.

Jika itu warga Surabaya maka bisa di Asrama Haji Surabaya yang dikelola oleh Pemkot.

 Sejumlah Jalan Raya di Pamekasan Dihujani Ribuan Liter Cairan Disinfektan dari Mobil Water Cannon

 Kekesalan Thari Lihat Sikap Dory Harsa dan Bawa Anak Pergi dari Rumah, Mantan Istri Beberkan Nafkah

 UPDATE CORONA: 11 Tenaga Kesehatan di RSUD dr Soedono Kota Madiun Terkonfirmasi Positif Covid-19

"Seandainya warga luar kota, akan diarahkan di RS Lapangan," ujar Febriadhitya Prajatara.

Ketentuan tersebut membutuhkan peran serta RT/RW di masing-masing kampung.

Apalagi, sudah ada kampung tangguh yang tersebar di Surabaya.

"Jadi para RT/RW kami berikan itu untuk memperkuat kampung tangguh untuk bisa mengecek," ungkap Febriadhitya Prajatara.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved