Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

Masuk Surabaya Harus Negatif Covid-19, Wali Kota Risma Minta Pengelola Kos dan Hotel Monitoring Tamu

Masuk Surabaya Harus Negatif Covid=19! Berlaku bagi warga pendatang. Wali Kota Risma minta kepada pengelola hotel hingga kos memonitor tamu.

Kolase Aveda Resort and Spa dan Facebook/The Australian
Ilustrasi (foto tak terkait berita) 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pedoman tata kehidupan baru menghadapi pandemi Covid-19 lebih ketat. 

Kini Wali Kota Risma meminta kepada pengelola hotel hingga kos memonitor tamu.

Tri Rismaharini minta agar tamu yang datang wajib negatif Covid-19.

Itu seperti yang terdapat Surat Edaran Wali Kota yang baru.

Simak selengkapnya di sini!

Setelah mengeluarkan surat edaran (SE) kepada RT/RW guna monitoring warga pendatang, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini kembali mengeluarkan SE baru.

Setahun Tak Mandi untuk Jadi Dukun Sakti yang Bisa Gandakan Uang, Bau Wanita Ini Bikin Polisi Muntah

Shinta Bachir dan Jenita Janet akan Dipilih Vicky Prasetyo untuk Dinikahi, Siapa yang Paling Dekat?

Ahmad Dhani Bagikan Foto Lawas Saat Masih SD di IG, Raut Wajah Suami Mulan Jameela Jadi Sorotan

Kali ini, ditujukan pada pemilik/pengelola kos, pengelola hotel, apartemen dan perumahan.

Ada lima poin dalam SE tertanggal 22 September tersebut.

Isinya mirip dengan SE sebelumnya, yaitu warga yang masuk ke Surabaya wajib negatif Covid-19.

"Surat edaran itu untuk ajakan Pemkot Surabaya, agar semua dapat terus bergotong-royong," kata Kabag Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara, Rabu (23/9/2020).

Di mana ketentuannya dituliskan, warga pendatang/tamu dari luar Kota Surabaya untuk menunjukkan hasil RT-PCR swab negatif sebelum tinggal lebih dari tiga hari di Surabaya.

Halaman
1234
Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved