Wabah Virus Corona
Perbedaan Rapid Test dan Tes Swab, Kenali Arti, Cara Kerja, hingga Tingkat Akuratnya
Rapid test dan tes swab masih menjadi acuan Pemerintah Indonesia untuk mendiagnosis virus corona Covid-19.
TRIBUNMADURA.COM - Rapid test dan tes swab masih menjadi acuan Pemerintah Indonesia untuk mendiagnosis virus corona Covid-19.
Seseorang akan didiagnosis positif virus corona Covid-19 jika hasil tesnya menunjukan positif.
Sebenarnya, apa arti tapid test dan tes swab?
• Dampak Resesi bagi Masyarakat Indonesia, Ancaman Gelombang PHK hingga Bertambahnya Pengangguran
• Tujuh Guru di Sampang Jalani Tes Swab, Reaktif Rapid Test setelah Ikuti Pembelajaran Tatap Muka
• BMKG Prediksi Suhu Panas di Surabaya Tak Lama Lagi Berakhir, November Mulai Musim Penghujan
Lalu, apa perbedaan dari keduanya?
Perbedaan rapid test dan tes swab
Seperti diberitakan Kompas.com (27/3/2020), inilah perbedaan dari rapid test dengan pemeriksaan swab tenggorokan dan hidung yang selama ini digunakan untuk menentukan diagnosis Covid-19:
1. Jenis Sampel
Pemeriksaan rapid test yang ada di Indonesia, dilakukan menggunakan sampel darah.
Sedangkan pemeriksaan tes swab menggunakan sampel lendir yang diambil dari dalam hidung maupun tenggorokan.
2. Cara Kerja
Rapid test memeriksa virus menggunakan IgG dan IgM yang ada di dalam darah.
IgG dan IgM adalah sejenis antibodi yang terbentuk di tubuh saat mengalami infeksi virus.
Kalau terinfeksi virus, maka jumlah IgG dan IgM di tubuh akan bertambah.
Hasil rapid test dengan sampel darah itu, bisa memperlihatkan adanya IgG atau IgM yang terbentuk di tubuh.
Kalau ada, maka hasil rapid test dinyatakan positif ada infeksi.