Breaking News:

Berita Surabaya

Demo Ricuh, Pagar Barat dan Timur Gedung Grahadi Dijebol Massa, Polisi Terus Tembakkan Gas Air Mata

Demonstran yang terlibat dalam aksi menolak UU Cipta Kerja di depan Gedung Negara Grahadi terus melakukan aksi anarkis, Kamis (8/10/2020) sore.

TRIBUNMADURA.COM/FATIMATUZ ZAHROH
Fasilitas dirusak oleh massa aksi menolak Undang Undang Cipta Kerja di Gedung Negara Grahadi. Pagar di sisi barat maupun timur ambruk dirusak oleh massa. Sejumlah fasilitas bendera, umbul-umbul, bahkan juga penerangan jalan umum juga dirusak dijebol untuk merusak lampu-lampu penerangan di dalam Gedung Negara Grahadi. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Demonstran yang terlibat dalam aksi menolak UU Cipta Kerja di depan Gedung Negara Grahadi terus melakukan aksi anarkis, Kamis (8/10/2020) sore. 

Massa yang ada merusak sejumlah fasilitas di Gedung Negara Grahadi. Pagar di sisi barat maupun timur ambruk dirusak oleh massa.

Tolak Omnibus Law, Massa Gelar Salat Gaib Berjamaah di Gedung Grahadi, Anggap DPR RI Sudah Mati

Pemilik Akun FB Allby Madura yang Menghina Kiai Ponpes Karang Durin Terancam Hukuman 6 Tahun Penjara

Tolak UU Omnibus Law, Aksi Unjuk Rasa di Surabaya Diwarnai Kericuhan, Pagar Gedung Grahadi Dijebol

Sejumlah fasilitas bendera, umbul-umbul, bahkan juga penerangan jalan umum juga dirusak sekaligus dijebol untuk merusak lampu-lampu penerangan di dalam Gedung Negara Grahadi

Sejumlah kawanan massa juga mulai anarki dengan melemparkan batu, botol air dan juga melepari petasan ke arah petugas dan ke arah Gedung Negara Grahadi.

Lantaran terus melakukan anarkis dan makin tidak terkendali, jajaran kepolisian menembakkan gas air mata dengan menggunakan kendaraan khusus.

Massa yang terkena tembakan gas air mata akhirnya menepi dan keluar dari kerumunan.

Hingga saat ini polisi masih berupaya menghalau mundur massa demonstran. Massa tertahan di kawasan depan Balai Pemuda. 

Petugas gabungan juga terus menciduk massa yang bertindak anarkis dan dibawa ke belakang Gedung Negara Grahadi. Tidak hanya itu, sejumlah petugas polisi juga tampak menjadi korban luka.

Hingga berita ini ditulis belum ada pernyataan resmi baik dari kepolisian maupun Pemprov Jawa Timur. Petugas juga masih terus menembakkan gas air mata huna memukul mundur massa aksi.

Download Lagu DJ Saranghae (I Love U) Treasure Remix Terbaru Viral di Tik Tok, Disertai Video Musik

Perjuangan Sule Sampai Subuh Demi Dapatkan Cinta Nathalie Holscher, Punya Keinginan Tambah 2 Anak

Ayah dari Buah Hati yang Dikandung Nadya Mustika Diungkap Sosok Ini, Istri Rizki DA Disebut Korban

Petugas juga masih terus menembakkan gas air mata untuk memukul mundur massa aksi menolak Undang Undang Cipta Kerja di Gedung Negara Grahadi.
Petugas juga masih terus menembakkan gas air mata untuk memukul mundur massa aksi menolak Undang Undang Cipta Kerja di Gedung Negara Grahadi. (TRIBUNMADURA.COM/FATIMATUZ ZAHROH)
Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved