Breaking News:

Berita Sampang

Oknum Guru PNS Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Pemerintah Kabupaten Sampang akan Bentuk Tim Khusus

Diduga tindakan pelecehan seksual dilakukan oleh okunum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berstatus sebagai guru Sekolah Dasar di Kabupaten Sampang,

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Elma Gloria Stevani
Kompas.com
Ilustrasi pencabulan 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Kasus pelecehan seksual di wilayah Kabupaten Sampang kembali terjadi.

Diduga tindakan pelecehan seksual dilakukan oleh okunum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berstatus sebagai guru Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Kini kasus pelecehan seksual tersebut mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Sampang.

Pemerintah Kabupaten Sampang akan membentuk tim khusus untuk melakukan pemeriksaan terhadap oknum guru PNS yang saat ini sudah berstatus terlapor di UPPA Satreskrim Polres Sampang.

Baca juga: Sikap Aneh Gisella saat Tanggapi Video Syur Disorot Ahli Ekspresi: Harusnya Langsung Klarifikasi

Baca juga: Korban Tabrak Lari, Pengendara Motor Supra Tewas Seketika di Jalan Nasional Sumenep-Pamekasan

Baca juga: Polres Kediri Tembak Komplotan Bandit Spesialis Rampok Nasabah, Modus Kempes Ban Kendaraan Korban

Plt. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sampang, Arif Lukman Hidayat mengatakan, bahwa saat ini dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum guru pada tahap koordinasi antara pihak dinas terkait.

Sebab, sebelumnya dugaan kasus ini sudah diinformasikan kepada dirinya melalui surat dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang.

Sehingga, dalam menanggapi hal itu akan dibentuk tim khusus oleh pihak inspektorat yang bertugas melakukan pemeriksaan terhadap oknum guru PNS tersebut.

"Tim khusus ini akan melibatkan Dinas Pendidikan beserta BKPSDM Sampang," ujarnya kepada TribunMadura.com, Minggu (8/11/2020).

Baca juga: Pengakuan Ibu dan Balita yang Sembuh dari Virus Corona, Ceritakan Perawatan Selama di Rumah Sakit

Baca juga: Poktan Dapat Bantuan Hibah 10 Ekor Sapi, Diperta Sampang Lubangi Kuping Sapi, Tanda Milik Pemerintah

Baca juga: Mulai November 2020 Pemerintah Arab Saudi Terima Jemaah Umrah dengan Syarat Batas Usia 18-50 Tahun

Ia menambahkan, dalam waktu dekat ini tim khusus akan segera dibentuk dan langsung melakukan pemanggilan hingga dikroscek kebenarannya.

"Untuk saat ini tim khusus masih belum dibentuk tapi dalam waktu dekat akan segera diwujudkan," pungkasnya.

Untuk diketahui, dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 9 tahun ini sudah diproses oleh pihak kepolisian Sampang,

Bahkan, pada 3 Oktober 2020 lalu sudah dilakukan pemanggilan saksi untuk dimintai keterangan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved