Breaking News:

Berita Sampang

Dinsos Sampang: Bantuan Sosial untuk Keluarga Penerima Manfaat Diprediksi Berakhir Tahun 2020

Bantuan sosial (Bansos) yang didistribusikan kepada kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Sampang, Madura akan berakhir pada tahun 2020.

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin dan Penanganan Sosial Dinsos Sampang, M. Nashrun. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Sejumlah bantuan sosial (Bansos) yang didistribusikan kepada kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Sampang, Madura akan berakhir pada tahun 2020.

Sejak pandemi Covid-19 hingga saat ini masih belum berlalu dan tidak diketahui akan berakhir sampai kapan.

Untuk sejumlah bantuan tersebut di antaranya Bantuan sosial tunai (BST) kementiran sosial berupa uang tunai dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) perluasan yang berbentuk sembako.

Baca juga: Kandang Sapi di Kadur Pamekasan Terbakar, Api Berasal dari Sisa Pembakaran Pakan yang Masih Menyala

Baca juga: Polisi Pastikan Bakal Ada Tersangka Baru Kasus Video Syur, Wajah Gisella Disoroti Psikolog: Stres

Baca juga: Honor Dimas Sudah Tinggi Sejak Disebut Kembaran Raffi Ahmad, Baim Wong Beri Pesan: Jangan Sombong

Kemudian Jaring Pengaman Sosial (JPS) baik dari pemerintah provinsi maupun daerah, berbentuk sembako seharga Rp 200 ribu.

Kabid Pemberdayaan Fakir Miskin dan Penanganan Sosial Dinsos Sampang M. Nashrun mengatakan, bahwa segala bentuk bantuan yang diberikan di tengah pandemi covid-19 itu tahun ini akan habis.

Namun, hingga saat ini pihaknya masih belum menerima informasi resmi dari pemerintah.

"Diperpanjang atau tidak kami belum tahu, karena sampai sekarang kami menunggu surat resminya," ujarnya kepada TribunMadura.com, Rabu (18/11/2020).

Sedangkan, saat ini ada bantuan yang sudah dinyatakan rampung penyalurannya yaitu JPS Provinsi.

Sedangkan untuk bantuan yang lainnya masih dalam proses penyaluran dan dimungkinkan Desember tahun ini akan rampung.

Dijelaskan, sejatinya segala bantuan yang diberikan terhadap masyarakat itu berfungsi sebagai menormalkan perekonomian di tengah pandemi Covid-19.

Baca juga: Jelang Tutup Tahun, Realisasi Serapan Anggaran APBD Sumenep 2020 Baru 60 Persen

Baca juga: BREAKING NEWS - Bayi Gosong Terbakar di Tumpukan Kayu, Polisi Masih Telusuri Apakah Sengaja Dibakar

Baca juga: Madura United Minta Jaminan Kompetisi Liga 1 Digelar Februari: Jika Tidak, Ada Risiko Klub Mundur

Kendati demikian, kata M. Nashrun menekankan jika pihaknya disini hanya sebagai penyalur bantuan tersebut sedangkan untuk kebijakannya dari pemerintah.

"Kami sebagai penyalur, untuk kebijakannya tergantung pemerintah pusat dan daerah," terangnya.

Terkait data KPM di Kabupaten Sampang, Madura dari berbagai jenis Bansos di antaranya, BST Kemensos sebanyak 25.200 KPM, JPS Provinsi 20.000 KPM, JPS Daerah 29.360 KPM.

Kemudian BPNT tambahan akibat dampak pandemi Covid-19 sebnyak 16.727 KPM.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved