Breaking News:

Berita Jawa Timur

UMK 2021 Tak Jadi Diumumkan Hari Ini, Kadisnaker Jawa Timur Sebut Bakal Diumumkan Senin Depan

Pengumuman UMK tahun 2021 dipastikan mundur hingga pekan depan. Simak penjelasan Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur

Ilustrasi
Ilustrasi Gaji UMK 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pengumuman UMK tahun 2021 dipastikan mundur hingga pekan depan. 

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur Himawan Estu Bagijo mengatakan bahwa hal tersebut menjadi hasil sidang dewan pengupahan hari ini. 

"Tadi sudah Rapat Sidang Dewan Pengupahan Prov Jatim, dengan agenda pembahasan pengkajian dan penetapan UMK 2021 di Jawa Timur. Rapatnya tadi diawali dengan membahas kelengkapan berkas usulan dari Rekomendasi Usulan Bupati/Walikota yang belum selesai,” kata Himawan, Jumat (20/11/2020). 

Pria yang kini menjabat sebagai Plt Bupati Mojokerto ini menjelaskan, setelah sidang itu, semua usulan besaran UMK dari 38 kabupaten/kota di Jatim, baik yang mengusulkan tetap maupun mengusulkan naik, akan disampaikan kepada Gubernur Khofifah.

Baca juga: Achmad Fauzi - Dewi Khalifah Berkomitmen Ratakan Pembangunan Seluruh Wilayah Daratan dan Kepulauan

Baca juga: Wakapolres Pamekasan Ajak Anggotanya Berikan Pelayanan yang Humanis dan Prima kepada Masyarakat

Baca juga: Pasien Positif Covid-19 di Pamekasan Bertambah 10 Orang, Gugus Tugas: Corona Belum Pulang ke Cina

Baca juga: Kebiasaan Ngorok Nathalie Holscher saat Tidur Terkuak, Sule Terbiasa Lihat Wajah Istri: Makin Cinta

"Setelah rapat ini tadi, maka Ibu Gubernur Khofifah nanti yang akan memutuskan dan menetapkan besaran UMK 2021 di Jatim. Kami masih menunggu. Kemungkinan baru Senin akan diumumkan," tegas Himawan.

Lebih lanjut, Himawan Estu Bagijo menyinggung bahwa hari ini tersiar kabar tentang hasil rapat sidang menyebar dari satu grup ke grup yang lain. Kabar dari WhatsApp itu ditegaskan Himawan adalah tidak benar. 

Ia menekankan bahwa dari rapat hari ini membahas seluruh usulan. Baik yang usulan UMK 2021 nya naik maupun tetap.

Tujuh usulan besaran UMK yang belum selesai dan dibahas dalam sidang hari ini antara lain usulan besaran UMK dari Surabaya, Kabupaten Gresik, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Pasuruan, Trenggalek, dan Pacitan.

Baca juga: Operasi Yustisi Cegah Penyebaran Covid-19 Intensif Dilakukan di Nganjuk, Sasarannya Pelanggar Prokes

Baca juga: Masuk Zona Oranye, Mayoritas Kasus Covid-19 di Ponorogo dari Pasien Riwayat Bepergian Luar Kota

Baca juga: UPDATE CORONA di Kota Madiun Jumat 20 November, Dalam Dua Hari, Tujuh Warga Terkonfirmasi Covid-19

Baca juga: Perilaku Sule Sebelum Nikahi Nathalie Holscher Diungkap Putri Delina: Gak Biasanya, Benar-Benar Diam

Rapat Sidang Dewan Pengupahan Jatim dengan agenda pembahasan pengkajian dan penetapan UMK 2021 di Jawa Timur tahun 2021 banyak membahas kelengkapan berkas usulan dari Rekomendasi Usulan Bupati/Walikota yang belum selesai. 

"Jadi hasilnya belum diumumkan. Jika ada pengumuman yang tidak resmi, maka hal itu tidak bisa dipertanggungjawabkan validitasnya,” tegas Himawan.

Sebab dokumen resmi hasil rapat dewan pengupahan ditandatangani oleh anggota dewan pengupahan dan berbagai unsur yang terlibat dalam rapat, bukan hal yang disebar tanpa pertanggungjawaban.

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved