Breaking News:

Berita Sumenep

Semangat Gotong Royong Warga Kombang Sumenep saat Musim Tanam Jagung, Kompak Bersihkan Rumput Liar

Warga Desa Kombang Kabupaten Sumenep memiliki kebiasaan gotong royong membersihkan rumput liar di lahan tanaman jagung.

TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Sekelompok warga Desa Kombang, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep lakukan gotong-royong membersihkan rumput liar di lahan jagung baru tumbuh, Sabtu (21/11/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Awal musim penghujan, para petani di Desa Kombang, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, menanam biji jagung.

Pantauan TribunMadura.com, saat ini biji jagung sudah mulai tumbuh dan berusia kurang lebih 20 hari.

Kebiasaan warga Desa Kombang pada musim nanam jagung kali ini dengan gotong royong membersihkan rumput liar di lahan tanaman jagung warga yang mulai tumbuh.

Baca juga: Polisi Gerebek Rumah Warga Saronggi Sumenep, Temukan 4 Orang Sedang Pesta Sabu, Ini Kronologinya

Baca juga: Mulai Hari ini, Warga Madura Bisa Beli Pertalite Seharga Premium, Hemat Rp 1.200 Per Liter

Vira, salah satu warga Desa Kombang mengatakan, sudah biasa warga melakukan gotong royong secara bersama di musim tanaman jagung untuk membersihkan dari gulma atau tanaman liar.

"Gotong royong biasa di musim tanaman jagung, ya hari ini misalkan di tegalan milik saya esoknya milik warga lainnya," kata Vira pada hari Sabtu (21/11/2020).

Selain gotong royong, ada juga katanya warga yang membersihkan rumput dengan cara diberi upah setengah hari Rp 30 ribu.

"Setengah hari satuborang ada juga diberi upah Rp 30 ribu, ini dari pagi hingga pukul 12.00 siang hari," katanya.

Mothar, salah satu kelompok warga gotong royong saat membersihkan rumput di lahan jagung mengatakan rumput yang dibersihkan bermacam-macam.

Baca juga: Empat Pria Terciduk Dalam Kamar, Tak Sadar Jadi Incaran Polisi saat Asyik Pesta Sabu, 2 Orang Kabur

Baca juga: Nekat Gelar Pesta Sabu saat Pandemi Covid-19, Dua Warga Saronggi Sumenep ini Diringkus Polisi

"Ada rumput pongrompongan, belta kata orang sini, alang-alang dan rumput teki ini dibersihkan hingga ke akarnya. Kalau tidak bisa tumbuh lagi," tuturnya sambil bersihkan rumput dengan media paccol (bahasa Madura).

Dengan adanya kegiatan dan pembersihan rumput liar ini katanya, tanaman jagung yang ditanam akan tumbuh dengan baik dan hasil yang akan dicapai petanipun akan melimpah.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved