Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

36 Siswa SMP di Surabaya Positif Covid-19, Pemkot Surabaya Fokus Tracing Kontak Erat

Pemkot Surabaya melakukan tracing kontak erat 36 pelajar SMP yang diketahui terpapar Covid-19. 

freepik.com
Zona hijau belum tentu aman dari penularan virus corona. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pemkot Surabaya melakukan tracing kontak erat 36 siswa SMP yang diketahui terpapar Covid-19

Dari kegiatan swab test yang dilakukan sejak hari Rabu (25/11/2020), ditemukan 36 pelajar di Surabaya terkonfirmasi positif Covid-19.

"Dari Dinas Kesehatan dengan tim melakukan tracing pada siswa tersebut," kata Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara saat dikonfirmasi, Selasa (1/12/2020).

Baca juga: PT KAI Daop 7 Mulai Buka Pemesanan Tiket Kereta Api Jarak Jauh untuk Libur Natal dan Tahun Baru

Baca juga: Sisi Lain Lesty Kejora Dikuak Saudaranya, Masa ABG saat Pacaran, Kejahilan di Balik Perselingkuhan

Baca juga: Gunung Semeru Meletus, Gubernur Khofifah Siapkan Pengungsian Darurat hingga Dapur Umum

Baca juga: Sopir di Madura Belum Paham soal UU No 22 Tahun 2009, Dapat Sosialisasi dari LBH Pusara Pamekasan

Untuk diketahui, beberapa waktu lalu Pemkot memang menggelar pemeriksaan massal pada ribuan siswa di 17 SMP yang menjadi pilot project sekolah tatap muka di Surabaya. 

Dari 3627 pelajar yang dites ditemukan 36 diantaranya terpapar Covid-19. Hasil itu lantas membuat Pemkot harus melakukan kajian ulang apakah bakal membuka sekolah di Desember sesuai rencana atau di Januari mendatang. 

Febri mengaku belum berani menyimpulkan 36 pelajar tersebut terpapar dari mana. Sebab, tim tracing perlu mendalami aktivitas mereka selama 14 hari terakhir. 

"Tim tracing akan melihat itu," tambah Febri. 

Tracing pada kontak erat saat ini terus dilakukan. Menelusuri siapa saja yang pernah kontak dengan mereka. Termasuk bakal dilakukan pemeriksaan. 

"Tentu keluarganya juga akan dilakukan tes juga. Karena kan kontak eratnya dari siswa yang positif ini," terang Febri. 

Sementara untuk proses isolasi, Pemkot bakal memperhatikan hasil assesment. Bakal dinilai rumah pelajar yang terpapar itu apakah memungkinkan untuk melakukan isolasi mandiri.

Baca juga: Promo Indomaret Selasa 1 Desember 2020, Diskon Minyak Goreng hingga Promo Serba Beli 2 Gratis 1

Baca juga: Katalog Promo Alfamart Selasa 1 Desember 2020, Produk Spesial Mingguan hingga Promo Kebutuhan Dapur

Baca juga: Pemkab Sampang Ajukan Anggaran Rp500 M ke Pemerintah Pusat untuk Pembangunan Stadion Sepak Bola Baru

Baca juga: Jeritan Nikmat Sule Saat Dipijit oleh Sosok Ini, Nathalie Syok Lihat Suami Telanjang Dada: Enak Gak?

"Tapi jika tidak memungkinkan maka akan dibawa ke asrama haji," ujarnya. 

Dia pun berpesan, agar seluruh pihak dapat menyadari jika Covid-19 bukanlah aib. Meskipun tetap harus dihindari segala potensi penyebarannya. 

"Kami mohon warga untuk tetap disiplin protokol kesehatan," ungkap Febri. 

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved