Breaking News:

Pilkada Sumenep 2020

Jelang Pilkada Sumenep 2020, Alumni Annuqayah di Dungkek 'Abhak-rembhak Satarétanan' Bersama Ra Ayik

Silaturrahim alumni Ponpes Annuqayah bersama Ra Ayik membicarakan tentang pentingnya 'Abhek-rembhak satarétanan' atau bincang bincang sekeluarga.

TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Alumni Ponpes Annuqayah Guluk-Guluk di Kecamatan Dungkek berembuk jelang Pilkada Sumenep, Rabu (2/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Menjelang Pilkada Sumenep 2020, sejumlah alumni Pondok Pesantren Annuqayah mengadakan pertemuan yang dihadiri oleh Kiai Ahmad Faris Hamdi atau biasa disebutnya Ra Ayik.

Pertemuan itu berlangsung di kediaman saudara Maswan, salah satu alumni Annuqayah Daerah Lubangsa Selatan, di Desa Lapa Taman, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep

Silaturrahim alumni Annuqayah bersama Ra Ayik membicarakan tentang pentingnya "Abhek-rembhak satarétanan" (bincang-bincang sekeluargaan) dan antar sesama alumni dalam menjaga keutuhan, kesatuan serta kebersamaan.

Baca juga: 36 Pelajar SMP di Surabaya Terpapar Covid-19, Komnas Perlindungan Anak: Ada Sekolah Tak Taat Prokes

Baca juga: Dua Pelajar Positif Covid-19, Pembelajaran Tatap Muka di SMAN 1 Kota Blitar Dihentikan Sementara

Baca juga: Klaster Perkantoran Menjadi Perhatian Tim Satgas, Razia Masker Digelar di Lingkungan Pemkab Ponorogo

Dalam kesempatan tersebut, Ra Ayik menyampaikan pentingnya menjaga persatuan, terutama menjelang pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep.

"Berbeda pilihan itu biasa, di Annuqayah sejak dulu juga seperti itu. Tapi meski berbeda pilihan, hubungan para masyaikh di Annuqayah itu tetap harmonis," kata kiai Ahmad Faris Hamdi (Ra Ayik), Rabu (2/12/2020).

Ra Ayik juga mengakui dalam kesempatan ini, bahwa para masyaikh di Annuqayah sudah bersepakat sejak awal untuk mendukung calon bupati (Cabup) dari Annuqayah, bukan calon wakil Bupati Sumenep 2020.

Namun katanya, dinamika politik yang terjadi dalam proses pencalonan ternyata berkata lain. Sehingga dalam proses berikutnya, para Kiai di Annuqayah tidak lagi satu suara di Pilkada Sumenep 2020.

"Jadi jangan bawa-bawa nama Annuqayah secara kelembagaan dalam Pilbup Sumenep atau pada 9 Desember mendatang," pintanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved