Breaking News:

Berita Sampang

Bantuan Usaha Dikucurkan untuk Ribuan Kelompok Perempuan di Sampang Melalui Program Jatim Puspa

Program Jatim Puspa merupakan upaya untuk pemulihan ekonomi yang kian terpuruk karena dampak Pandemi Covid-19 berkepanjangan.

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Kabid pemberdayaan ekonomi dan TTG, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sampang, Taufiq Affan. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Seribu lebih Keluarga Menerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Sampang, Madura menerima bantuan modal usaha melalui program pemberdayaan usaha perempuan (Jatim Puspa).

Program Jatim Puspa merupakan upaya untuk pemulihan ekonomi yang kian terpuruk karena dampak Pandemi Covid-19 berkepanjangan.

Sehingga, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur kucurkan dana miliaran rupiah untuk bantuan modal usaha bagi kelompok perempuan.

Kabid pemberdayaan ekonomi dan TTG, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sampang, Taufiq Affan mengatakan, bahwa di Kota Bahari ada sebanyak 1087 perempuan sebagai KPM Program Jatim Puspa.

Baca juga: Gunung Semeru Keluarkan Awan Panas hingga Muntahkan Lava Pijar, Ada 5 Kali Suara Letusan

Baca juga: Tiga Orang Tewas Terbakar Usai Kecelakaan Elf Vs Truk, Sopir Elf Diduga Mengantuk Hingga Truk Oleng

Baca juga: Daftar BLT dan Bansos yang Diperpanjang di 2021, Ada BLT BPJS, BLT UMKM, BST PKH dan Kartu Prakerja

Sejumlah KPM itu terbagi di delapan desa yang berlokasi di dua kecamatan yakni, Desa Pangilen, Taman Sareh, Kamoning, Baruh, Kecamatan Sampang.

Kemudian sisanya di Desa Gunong eleh, Banyu Kapah, Rabasan, Komis Kecamatan Kadungdung. 

"Dalam bantuan ini per KPM menerima modal usaha sebesar Rp.2,5 juta dengan total anggaran bantuan senilai sekitar RP.2,7 miliar lebih," ujarnya kepada TribunMadura.com, Kamis (3/11/2020).

Ia menambahkan, program hibah dari Provinsi Jatim tersebut di tujukan untuk perempuan yang memiliki usaha dengan tingkat kesejahteraan 8-12% berdasarkan dari basis data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) Kementerian Sosial Republik Indonesia.

"Jadi penerima ditentukan oleh pusat melalui data DTKS dan KPM Graduasi mandiri program PKH juga bisa menerimanya," ucapnya.

Sementara dalam distribusinya, kata Taufiq Affan Program Jatim Puspa sudah disalurkan kepada semua KPM yang tersebar di delapan desa dalam dua kecamatan.

"Penyalurannya langsung masuk ke Desa melalui bantuan keuangan khusus kepada pemerintah desa.

Sedangkan pengawasan saat penyaluran ada tiga pendamping sebagai fasilitator khusus program tersebut," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved