Breaking News:

Berita Sampang

Pasar Srimangunan Sampang Banjir, Para Pedagang Sayur dan Ikan Berjualan di Pinggir Jalan Raya

Sebagian Pasar Srimangunan Sampang tergenang banjir akibat hujan deras yang mengguyur.

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Suasana di depan Pasar Srimangunan Sampang, para pedagang memilih berjualan di pinggir jalan karena tempat biasa berjualan tergenang banjir, Kamis (10/11/2020). 

Laporan Wartawan TrihunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Sebagian Pasar Srimangunan Sampang tergenang banjir, Kamis (10/12/2020).

Keadaan itu membuat para pedagang Pasar Srimangunan memilih berjualan di pinggir Jalan Raya KH Wahid Hasyim.

Pantauan di lokasi, sejumlah pedagang berjejer berjualan di sepanjang jalan depan Pasar Srimangunan Sampang.

Baca juga: Sejumlah Kelurahan di Sampang Banjir, Air Menggenangi Rumah Warga Akibat Luapan Sungai Kemuning

Baca juga: Jalan Nasional di Sampang yang Terdampak Banjir Ditutup, Pengalihan Arus Kendaraan Dilakukan

Baca juga: Catat Sejarah Baru Indonesia, Presiden Jokowi akan Punya Anak dan Menantu yang Jabat Kepala Daerah

Para pedagang tersebut di antaranya pedagang sayur dan ikan.

Kondisi itu sedikit mengganggu kepadatan lalulintas di jalan raya setempat.

Pedagang ikan, Samina mengaku, terpaksa berjualan di pinggir jalan raya karena tempat biasa berjualan sudah tergenang banjir.

Menurutnya, dari pada tetap berjualan di lokasi biasanya tentunya warga atau pembeli tidak akan masuk ke dalam pasar.

Sehingga, barang dagangannya tidak akan laku dan rugi yang ia dapatkan.

"Dari pada saya merugi, lebih baik saya memaksakan diri berjualan di pinggir jalan," kata dia.

"Hasilnya untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga," ujarnya.

Baca juga: VIRAL Suami Pergoki Istri Makan Kikil Berdua dengan Sopir Angkot, Ngamuk hingga Saling Baku Hantam

Baca juga: Hujan Deras Melanda Bangkalan, Sebabkan 22 Dusun Terkena Imbas Banjir Kiriman, Begini Sebabnya

Hal senada disampaikan oleh pedagang sayur, Rumyati.

Ia mengatakan, akibat lokasi dagangannya di pasar Srimangunan tergenang bnajir, dirinya memilih tempat yang mudah dijangkau oleh para pembeli.

"Tadi sempat bingung apakah tetap lanjut berjualan atau tidak karena sejumlah pedagang lainnya memilih pulang karena banjir," tuturnya.

"Tapi saya tetap memaksakan berjualan di pinggir jalan raya dari pada barang dagangan saya layu dan tentunya akan merugi," pungkasnya.

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved