Breaking News:

Berita Lamongan

Diguyur Hujan Deras Selama Dua Hari, 3 Titik Tanggul di Lamongan Jebol

Hujan sepanjang Sabtu hingga Minggu di Lamongan membuat tanggul sungai desa di Lamongan jebol. Tanggul sungai desa di Lamongan jebol hingga 3 titik.

TRIBUNMADURA.COM/HANIF MANSHURI
Upaya BPBD Lamongan mengatasi tanggul yang jebol di tiga titik, Minggu (13/12/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, LAMONGAN - Hujan sepanjang Sabtu hingga Minggu di Lamongan membuat tanggul sungai desa di Lamongan jebol.

Tak hanya satu titik, tanggul sungai desa di Lamongan ini jebol hingga mencapai 3 titik.

Kasi Tanggap Darurat BPBD Lamongan Muslimin membenarkan peristiwa jebolnya tanggul desa tersebut.

Muslimin menyebut tanggul yang jebol tersebut adalah tanggul Sungai Mengkuli yang ada di Dusun Doro Gede, Desa Gedangan, Sukodadi pada Minggu (13/12/2020).

"Jebolnya tanggul  karena sungai tidak mampu menampung debit air akibat curah hujan tinggi, "  kata Muslimin pada wartawan, Minggu (13/12/2020).

Baca juga: Madura United Akui Sulit Pertahankan Pemain, Akibat Kompetisi Tak Kunjung Ada Kepastian

Baca juga: Gus Amik, Ketua Tim Pemenangan Paslon Wali Kota Surabaya Meninggal Dunia

Baca juga: Kasus Covid-19 di Tuban Melonjak, Satgas: Klaster Pilkada Baru Bisa Diketahui Dua Pekan ke Depan

Baca juga: Pemuda di Desa Pagu Kabupaten Kediri Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumah, Diduga Alami Depresi

Tiga titik tanggul yang jebol dengan ukuran panjang masing-masing tanggul yang jebol kurang lebih 20-25 meter.

Air yang mengalir begitu deras dari tahun 3 tanggul yang jebol  merendam areal persawahan yang ada di Dusun Doro Gede, Desa Gedangan,

Kecamatan Sukodadi  dan areal persawahan yang ada di Desa Rancang Kencono, Kecamatan Lamongan.

Bahkan, luberan air juga merendam jalan penghubung antara Dusun Doro Gede dan Desa Rancang dengan panjang kerusakan lebih kurang 20 meter.

Muslimin menambahkan, BPBD Lamongan telah berkoordinasi dengan Kepala Desa setempat dan juga telah mengirimkan bahan material banjiran untuk membantu warga membendung tanggul yang jebol berupa gedek guling, bambu dan juga terpal. 

Pihaknya juga mendatangkan alat berat untuk mengatasi tanggul yang jebol tersebut. Karena sangat tidak menguasai joka hanya mengandalkan penanganan oleh masyarakat. 

Baca juga: Hasil Rekapitulasi Pilkada Sumenep 2020, Paslon Achmad Fauzi-Dewi Khalifah Unggul di 11 Kecamatan

Baca juga: Hasil Pilkada Sumenep, Achmad Fauzi-Dewi Khalifah Menang Telak di Pulau Masalembu dengan 5.854 Suara

Baca juga: Polsek Cerme Tembak Maling Asal Probolinggo, Empat Pelaku adalah Spesialis Kabel Fiber Milik Telkom

Baca juga: Pengamat UB dan UMM Beda Pendapat Soal Raihan Suara SanDi dan LaDub di Pilkada Malang 2020

Kuatnya gelontoran air, penanganannya  mengharuskan menggunakan alat berat. 

Muslimin menambahkan, curah hujan yang hingg kini masih mengguyur Lamongan jug  tanggul Plalangan di kanan kiri  juga harus diwaspadai, karena curah hujan yang tinggi hingg kini masih mengguyur Lamongan

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved