Breaking News:

Madura United

Madura United Akui Sulit Pertahankan Pemain, Akibat Kompetisi Tak Kunjung Ada Kepastian

Satu per satu pemain asing klub peserta Liga 1 2020 mulai berguguran akibat lanjutan kompetisi musim ini tak kunjung ada kepastian.

Instagram/maduraunited.fc
Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan saat konferensi pers Piala Gubernur Jatim 2020, Minggu (9/2/2020). 

TRIBUNMADURA.COM - Satu per satu pemain asing klub peserta Liga 1 2020 mulai berguguran akibat lanjutan kompetisi musim ini tak kunjung ada kepastian.

Persebaya Surabaya misalnya, sepekan terakhir ditinggal oleh dua pemain asingnya, David da Silva dan Makan Konate.

Itu belum termasuk sejumlah pemain asing klub liga 1 lain yang saat ini nasibnya di ujung tanduk.

Baca juga: Hasil Rekapitulasi Pilkada Sumenep 2020, Paslon Achmad Fauzi-Dewi Khalifah Unggul di 11 Kecamatan

Baca juga: Hasil Pilkada Sumenep, Achmad Fauzi-Dewi Khalifah Menang Telak di Pulau Masalembu dengan 5.854 Suara

Baca juga: Modus Penipuan Kode OTP, Rekening Isi Rp 9,5 Juta Milik Pegawai Minimarket di Kota Malang Amblas

Baca juga: Banjir Bandang di Kabupaten Magetan, Fasilitas Umum & Sejumlah Rumah Warga Hancur Diterjang Air Bah

Selain belum ada kepastian kompetisi, selama penundaan, pemain berada pada situasi sulit, Oktober-Desember 2020 hanya menerima gaji maksimal 25 persen.

Manajer sekaligus pelatih Madura United Rahmad Darmawan menyebut bahwa pihaknya tidak bisa terlalu menghalang-halangi pemain asingnya jika ingin hengkang, karena semua serba sulit.

Ia memahami betul, pemain profesional tidak akan kerasan tanpa melakoni kompetisi dalam jangka waktu cukup lama.

Sejak kompetisi dihentikan akhir bulan Maret 2020 lalu, hampir sembilan bulan sudah tidak ada kompetisi di tanah air.

Meski PSSI dan PT LIB memutuskan bulan Februari 2021 mendatang kompetisi akan diputar kembali, namun hingga saat ini izin dari kepolisian belum turun, sehingga kompetisi belum pasti digelar awal tahun depan.

"Kami menyerahkan semuanya pada komitmen pemain, karena kami tidak bisa memagari mereka dengan segala cara apapun," tutur Rahmad Darmawan pada TribunMadura.com, Minggu (13/12/2020).

Empat pemain asing Madura United musim ini adalah Jaimerson da Silva Xavier (Brasil), Bruno Matos (Brasil), Jacob Papper (Australia), dan Bruno Lopes (Brasil).

Baca juga: Gus Amik, Ketua Tim Pemenangan Paslon Wali Kota Surabaya Meninggal Dunia

Baca juga: Kasus Covid-19 di Tuban Melonjak, Satgas: Klaster Pilkada Baru Bisa Diketahui Dua Pekan ke Depan

Baca juga: Angka Pengangguran di Sidoarjo Semakin Meningkat, Akibat Banyak PHK di Tengah Pandemi Covid-19

Baca juga: Pengamat UB dan UMM Beda Pendapat Soal Raihan Suara SanDi dan LaDub di Pilkada Malang 2020

Dikatakan Rahmad Darmawan, baru Bruno Lopes yang sementara waktu dipinjamkan ke Parana Clube, tim kasta kedua liga Brasil hingga Januari 2021 mendatang.

"Lainnya masih tetap," tegas mantan pelatih timnas U-23 itu.

Namun, Rahmad Darmawan menyatakan enggan menghalangi jika nantinya salah satu pemain asing ingin hengkang membela klub luar negeri lain akibat Liga 1 2020 tak kunjung diputar.

"Tidak ada masalah, semua diserahkan pada pemain, kami akan support," pungkasnya.

 

Penulis: Khairul Amin
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved