Breaking News:

Virus Corona di Bondowoso

Saat Varian Baru Corona di Inggris Lebih Ganas, Jam Operasional Objek Wisata di Bondowoso Dibatasi

Varian baru virus corona yang menyebar dengan cepat di Inggris. Kondisi tersebut membuat Pemkab Bondowoso membatasi jam operasional objek wisata.

pixabay.com
Ilustrasi virus corona. 

TRIBUNMADURA.COM, BONDOWOSO - Varian baru virus corona yang menyebar dengan cepat di Inggris disebutkan membawa mutasi yang dapat menyebabkan anak-anak rentan tertular virus tersebut seperti orang dewasa.

Kondisi tersebut membuat Pemerintah Kabupaten Bondowoso membatasi jam operasional objek wisata, kafe dan restoran menjelang Perayaan Tahun Baru 2021.

Wakil Bupati Bondowoso, Irwan Bachtiar Rahmat mengatakan jam operasional objek wisata dibatasi hingga pukul 17.00 WIB. Sedangkan untuk kafe dan restoran boleh buka sampai pukul 21.00 WIB.

Aturan itu mengacu Surat Edaran Bupati Bondowoso Tentang Upaya Pencegahan Penyebaran dan Penularan Covid-19 Pada Destinasi Wisata dan Usaha Jasa Pariwisata di Kabupaten Bondowoso.

Baca juga: Madura United Putuskan Bubarkan Pemain, Fokus Pembenahan Administrasi Internal dan Memantapkan MUFA

Baca juga: Kisah Nenek Mardinep Hidup Sebatang Kara di Gubuk Reyot, Nasib Berubah Usai Didatangi Pemkab Sampang

Baca juga: 5 Shio Ini Diramal Paling Beruntung Dalam Segala Hal di Tahun 2021, Apakah Shio Kamu Termasuk?

Baca juga: DPRD Desak Pemkab Pamekasan Kafe dan Resto Wiraraja Ditutup Permanen

"Pengelola sektor-sektor itu maupun masyarakat tak boleh menggelar acara perayaan tahun baru yang bisa menimbulkan kerumunan. Jumlah pengunjung tempat wisata, cafe dan restoran juga dibatasi tidak lebih dari 50 persen," katanya, Senin (28/12).

Apabila pengelola sektor-sektor tersebut melanggar aturan, lanjut Irwan, siap-siap diganjar sanksi.

Selain masyarakat, Tim Satgas Covid-19 akan konsen memantau objek wisata, kafe dan restoran dengan berkeliling.

"Apalagi sampai menggelar acara pada momen tahun baru hingga menimbulkan keramaian. Kami akan memberikan sanksi yakni peringatan teguran dalam rangka pembinaan," terangnya.

Baca juga: Inlah Daftar Bantuan yang Akan Dibuka Kembali di 2021, Ada Kartu Prakerja, Subsidi Gaji dan BLT UMKM

Baca juga: Polsek Tamberu Sosialisasikan Maklumat Kapolri, Imbau Tak Ada Kerumunan Saat Perayaan Tahun Baru

Baca juga: Seusai Dengar Sule Mau Cari Janda, Nathalie Holscher Curhat ke Anak-anak Sambil Nangis: Bunda Sedih

Baca juga: Motor di Lamongan Tersangkut Badan Truk, Berawal Saat Pengendara Mendahului, Korban Tewas di TKP

"Di malam pergantian tahun, rencananya alun-alun akan ditutup untuk menghindari kerumunan. Akses masuk ke alun-alun akan ditutup," imbuhnya.

Di sisi lain, ia menjelaskan, untuk sementara waktu tidak ada ketentuan warga dari luar  wajib menunjukkan hasil rapid antigen kala memasuki wilayah Bondowoso. Karena, Bondowoso bukan daerah tujuan wisata.

"Sementara ini belum ada kebijakan pemeriksaan di akses pintu masuk Bondowoso. Berdasar imformasi beberapa warga Bondowoso ada yang pergi ke Bali. Mereka harus mentaati aturan yakni melakukan rapid antigen terlebih dahulu," jelasnya.

"Warga Bondowoso yang dari luar kota untuk sementara kami tidak melakukan pemantauan atau pemeriksaan secara khusus. Tetapi, kami meminta mereka untuk selalu menerapkan protokol kesehatan secara ketat," tambahnya.

Penulis: Danendra Kusuma
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved