Breaking News:

Berita Pamekasan

11 Keluarga Korban Angin Kencang Terima Bantuan dari GP Ansor Pademawu dan Pendamping Desa Komunitas

Pengurus PAC GP Ansor Pademawu, bersama Pendamping Desa Komunitas memberikan bantuan terhadap para keluarga yang rumahnya rusak akibat angin kencang.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Pengurus PAC GP Ansor Pademawu, bersama Pendamping Desa Komunitas saat memberikan bantuan terhadap para keluarga yang rumahnya rusak akibat diterpa angin kencang yang disertai hujan deras di Dusun Mangunan, Desa Pademawu Timur, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jumat (1/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Pengurus PAC GP Ansor Pademawu, bersama Pendamping Desa Komunitas memberikan bantuan terhadap para keluarga yang rumahnya rusak akibat diterpa angin kencang yang disertai hujan deras di Dusun Mangunan, Desa Pademawu Timur, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jumat (1/1/2021).

Dalam kegiatan tersebut, GP Ansor Pademawu memberikan bantuan terhadap para keluarga terdampak musibah yang diwakili Ibu Mina. 

Sumbangan yang diberikan oleh PAC GP Ansor Pademawu tersebut berasal dari urunan Pendamping Desa Komunitas dan dari pengurus PAC GP Ansor Pademawu.

Baca juga: Gading Marten Tak Pernah Bongkar Aib Gisel Setelah Cerai, Roy Marten: Saya Bangga dengan Sikap Kamu

Baca juga: Gisel Curhat Rindu Gempi hingga Minta Maaf, Respon Gading Marten Jadi Sorotan Netizen: Sabar ya Ma

Baca juga: Sosok MYD Pemeran Pria di Video Syur Gisel Disebut Sudah Jadi Selebriti: Berserah Sama yang di Atas

Baca juga: Batal, Sekolah Tatap Muka Tidak Disetujui Pemkab, Pembelajaran di Jember Tetap Daring, Ini Alasannya

Pengurus PAC GP Ansor Pademawu, bersama Pendamping Desa Komunitas saat memberikan bantuan terhadap para keluarga yang rumahnya rusak akibat diterpa angin kencang yang disertai hujan deras di Dusun Mangunan, Desa Pademawu Timur, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jumat (1/1/2021).
Pengurus PAC GP Ansor Pademawu, bersama Pendamping Desa Komunitas saat memberikan bantuan terhadap para keluarga yang rumahnya rusak akibat diterpa angin kencang yang disertai hujan deras di Dusun Mangunan, Desa Pademawu Timur, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jumat (1/1/2021). (TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN)

Ketua PAC GP Ansor Pademawu, Fathorrahman mengatakan, pihaknya bertekad untuk selalu mengawal kegiatan-kegiatan kebencanaan. 

Strateginya, kata dia dengan membuka rekening peduli korban terdampak bencana angin kencang yang menimpa 11 rumah di Dusun Majungan.

Hasilnya meskipun tidak banyak, Harapannya dia bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.

"Di samping urunan pengurus, bantuan yang kami berikan ini juga berasa dari beberapa donatur," kata Fathorrahman.

Sementara itu, LO Pendamping Desa Komunitas, Muhammad Faridi mengatakan, pihaknya akan terus berupaya sebaik mungkin terhadap penyandang masalah sosial dan bencana di wilayah setempat.

Baca juga: Bayi di Sampang Lahir Tanpa Anus, Kondisinya Memprihatinkan, Rintihannya Menyanyat Hati Sang Ibu

Baca juga: Masuk Objek Wisata di Sidoarjo, Semua Pengunjung Wajib Bawa Surat Keterangan Sehat Bebas Covid-19

Baca juga: Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Tulungagung Meningkat, Satgas Khawatir Dampak Libur Tahun Baru

Baca juga: Aksi Konvoi Knalpot Brong di Ring Road Tuban Diobrak Polisi, Pengendara Kocar-kacir Sampai ke Sawah

Terbentuknya organisasi Pendamping Desa Komunitas itu kata dia berangkat dari komitmen untuk terus berkontribusi kepada masyarakat.

Sedangkan, Bu Mina, warga terdampak bencana menyampaikan rasa terima kasih kepada pengurus PAC GP Ansor Pademawu dan Pendamping Desa Komunitas yang terlah peduli kepada keluarga terdampak bencana angin kencang yang disertai hujan deras.

Meskipun ditimpa bencana, Bu Mina mengaku bersyukur karena masih ada yang peduli terhadap dirinya beserta warga lain yang terkena amukan angin kencang.

"Saya waktu kejadian, baru datang dari bajak sawah. Jadi langsung terkejut ketika melihat rumah saya sudah berantakan karena diterjang hujan deras yang disertai angin kencang," ceritanya.

Sekadar informasi tambahan, Bu Mina merupakan seorang janda tua dengan dua anak yang sedang kuliah. 

Kesehariannya, ia bekerja sebagai petani. 

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved