Breaking News:

Berita Ponorogo

Panjat Pohon Jati, Pria ini Tersengat Listrik, Jatuh Usai Pegang Ranting, Simak Kronologinya

Namun, saat memegang salah satu ranting pohon jati, pria ini tak sadar jika ranting pohon itu teraliri listrik yang tersentuh kabel PLN.

istimewa
Boiran (50), warga Ponorogo meninggal dunia tersengat listrik saat memotong ranting pohon jati 

TRIBUNMADURA.COM, PONOROGO - Hendak memotong ranting pohon jati, pria ini justru tewas tersengat listrik.

Saat itu, Boiran memanjat pohon jati.

Namun, saat memegang salah satu ranting pohon jati, pria ini tak sadar jika ranting pohon itu teraliri listrik yang tersentuh kabel PLN.

Korban tersengat listrik lalu jatuh dari ketinggian.

Nasib nahas menimpa Boiran (50), warga Desa Krebet, Kecamatan Jambon, Ponorogo tersebut meninggal dunia tersengat listrik saat memotong ranting pohon.

Baca juga: Cara Mendapat SIM Gratis, Berlaku untuk Membuat Maupun Perpanjangan SIM, Ini Syarat dan Ketentuannya

Baca juga: Komentar CEO Manchester City Soal Masa Depan Lionel Messi di Barcelona, Singgung Potensi ini

Kapolsek Jambon, Iptu Nanang Budianto mengatakan kejadian tersebut terjadi pada Selasa (5/1/2020) pukul 08.00 WIB.

Kejadian bermula saat, Boiran memulai pekerjaannya untuk memotong ranting pohon jati milik Suyoso di Dukuh Gelangan, Desa Krebet pada pukul 7.30 WIB.

"Pada waktu memotong ranting pohon jati yang ke 2, korban memegang salah satu ranting yang jatuh ke kabel listrik PLN sehingga tersengat aliran listrik jaringan besar yang mengakibatkan korban terjatuh dan meninggal dunia di tempat," ucap Nanang.

Kejadian tersebut diketahui oleh guru-guru SD yang lokasi sekolahnya tak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Kabelnya itu tingginya 7-8 meter, korban memanjat pohon jati nya sekitar 4-5 meter.

Karena ranting yang dipotong masih tersangkut, korban berinisiatif untuk menarik tapi ternyata kesetrum," lanjutnya.

Setelah terdengar suara konslenting listrik sejumlah guru keluar lalu lima menit kemudian korban jatuh dari pohon.

"Pada tubuh korban terdapat luka bakar pada punggung kaki kiri, telapak tangan kanan, dan pantat kiri," jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan, korban meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan.

"Atas kejadian tersebut pihak keluarga sudah menerima dan ikhlas sebagai musibah serta tidak menuntut kepada siapapun dan membuat surat pernyataan," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved