Berita Pamekasan
Innalillahi, Tokoh BASSRA KH Nuruddin A Rahman Meninggal Dunia di Rumah Sakit Unair Surabaya
Ulama Karismatik Madura, KH Nuruddin A Rahman meninggal dunia di Rumah Sakit Unair Surabaya, Jumat (8/1/2021) sekitar pukul 22.45 WIB malam.
Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Elma Gloria Stevani
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian
TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Ulama Karismatik Madura, KH Nuruddin A Rahman meninggal dunia di Rumah Sakit Unair Surabaya, Jumat (8/1/2021) sekitar pukul 22.45 WIB malam.
Hingga, Sabtu (9/1/2021), ungkapan duka cita mengalir dari seluruh penjuru Indonesia.
Sebab, KH Nuruddin A Rahman, merupakan salah satu ulama ikon Madura.
Koordinator Sahabat Mahfud MD wilayah Jawa Timur, Firman Syah Ali mengaku mendapat kabar duka meninggalnya KH Nuruddin A Rahman satu jam setelah wafat dari grup WhatsApp Sahabat Mahfud Strategis.
Baca juga: Fakta Pesawat Sriwijaya Air Jakarta-Pontianak Hilang Kontak: Nelayan Temukan Potongan Rambut Manusia
Baca juga: Fakta-Fakta Sementara Pesawat Sriwijaya Air Hilang Kontak, Bawa 59 Penumpang Termasuk Bayi dan Anak
Baca juga: Pesawat Sriwijaya Air Jakarta-Pontianak Hilang Kontak, Kemenhub Koordinasi dengan Basarnas dan KNKT
Baca juga: Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak di Lepas Pantai Jakarta Usai Lepas Landas
Tokoh muda NU yang akrab disapa Cak Firman ini, malam itu juga langsung menghubungi keluarga Almarhum untuk melakukan konfirmasi.
Ternyata, kata dia benar, KH Nuruddin A Rahman meninggal dunia usai menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Unair Surabaya.
"Saya bangun tidur jam 00:00, sebelum ambil wudhu saya sempat iseng buka Hp, tepatnya grup WA Sahabat Mahfud Strategis, kaget sekali begitu baca berita duka KH Nuruddin A Rahman wafat, rasanya belum percaya," kata Cak Firman kepada TribunMadura.com, Sabtu (9/1/2021).
Menurut Cak Firman, kebanyakan orang Indonesia, bila ingat Madura, pasti ingat nama KH Nuruddin A Rahman.
Sebab, ulama pelopor BASSRA ini, kata dia dikenal sebagai pribadi yang baik, alim dan bijaksana.
"Begitu mendapat konfirmasi dari KH Muhdhori A Rahman (saudara almarhum), saya menyadari bahwa KH Nuruddin A Rahman telah tiada. Terus terang air mata sulit dibendung, beliau orang baik, alim, lurus, tegas namun bijaksana" ucap Bendara Umum IKA PMII Jawa Timur ini.
Kata Cak Firman, berdasarkan keterangan yang pihaknya peroleh dari saudara almarhum, KH Muhdhori A Rahman, KH Nuruddin dikabarkan meninggal dunia karena Covid-19.
Adanya kabar ini, diakuinya, menambah deretan ulama NU yang wafat akibat wabah Covid-19.
Baca juga: Data Manifest Pesawat Sriwijaya Air Jakarta-Pontianak SJ-182 yang Hilang Kontak Angkut 59 Penumpang
Baca juga: Gubernur Jatim Putuskan 11 Daerah Terapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Mulai 11 Januari 2021
Baca juga: BREAKING NEWS - Pesawat Sriwijaya Air Jakarta-Pontianak Dikabarkan Hilang Kontak
Baca juga: Berikut Cara Mudah Mencairkan Bantuan BPUM BLT UMKM Rp 2,4 Juta, Buruan Akses eform.bri.co.id/bpum
"Hampir setiap hari ada berita duka meninggalnya ulama NU akibat pandemi Covid-19," bebernya.
Pengurus Harian LP Ma'arif NU Jawa Timur itu juga mengungkapkan rasa kehilangan ulama besar Madura yang memiliki jiwa yang alim, lurus dan tegas.