Breaking News:

Virus Corona di Gresik

Para Penyintas Covid-19 di Desa Sukorejo Kabupaten Gresik akan Didata untuk Donor Plasma Konvalesen

Kapolda Jawa Timur menjelang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kampung Tangguh Semeru Desa Sukorejo, Kebomas, Gresik,

Penulis: Willy Abraham | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/WILLY ABRAHAM
Kapolda Jawa Timur, Irjen Nico Afinta bersama Kepala Desa Sukorejo, Fatkur Rokhman saat mengunjungi posko Kampung Tangguh Semeru, Sabtu (9/1/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, GRESIK – Sehari sebelum Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Kapolda Jawa Timur, Irjen Nico Afinta mengunjungi Kampung Tangguh Semeru Desa Sukorejo, Kebomas, Gresik,

Pemerintah desa setempat akan menindaklanjuti dengan bergerak mendata para penyintas Covid-19 untuk mendonorkan plasma darah sebagai terapi plasma konvalesen.

Terapi plasma konvalesen atau donor plasma darah dari penyintas Covid-19 dipercaya dapat membantu proses pemulihan pasien infeksi virus corona.

Baca juga: Co Pilot Fadly Satrianto Jadi Korban Jatuhnya Sriwijaya Air, Rumah Korban Dipadati Sanak Keluarga

Baca juga: Unair Berduka, dari 62 Penumpang 1 Alumninya Jadi Korban Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ 182

Baca juga: Mulai Senin Ada Pembatasan Kegiatan Masyarakat, Layanan Kantor Imigrasi Malang Ditutup Sementara

Baca juga: Satu Kru Sriwijaya Air SJ 182 yang Hilang Kontak Berasal dari Surabaya, Sang Ibunda Memohon Doa

Terapi ini pada dasarnya menggunakan antibodi yang ada dalam plasma darah para penyintas Covid-19 atau pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah 14 hari untuk didonorkan pada pasien yang masih menjalani perawatan.

Kepala Desa Sukorejo, Fatkur Rokhman mengatakan dalam kunjungan Kapolda itu, pihaknya mengaku bahwa ada warga di desanya yang terpapar Covid-19.

Warga yang terpapar, saat ini kondisinya sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19.

“Kami segera melakukan pendataan, karena di Desa Sukorejo juga terdapat warga yang terkena Covid-19 dan juga sembuh,” ucapnya, Minggu (10/1/2021).

Nantinya, data tersebut akan diserahkan ke Palang Merah Indonesia (PMI) untuk dilakukan screening.

Tujuannya guna mengetahui kelayakan plasma darah para penyintas Covid-19 apakah sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Nico Afinta dalam kunjungannya pada kemarin sore, menyampaikan jika para penyintas Covid-19 sebaiknya mendaftar dan membantu mendonorkan plasma darahnya kepada pasien positif Covid-19 yang sedang menjalani perawatan untuk terapi plasma konvalesen.  

“Informasi masih banyak yang membutuhkan itu, vaksinasi juga berjalan,” kata dia kepada awak media.

Diharapkan para penyintas Covid-19 asal Desa Sukorejo atau Kecamatan Kebomas saja yang mendaftar.

Tetapi penyintas Covid-19 se-Kabupaten Gresik bisa segera didata untuk melakukan terapi tersebut. Tentu, tidak semua para penyintas covid bisa mendaftar.

Salah satu syaratnya berusia 18 sampai 60 tahun. Kemudian mendapat surat keterangan sehat atau sembuh dari Covid-19.

“Lapor, datang dan diambil darahnya bisa di RSUD Dr. Soetomo atau PMI juga bisa,” pungkasnya.

Baca juga: Ini Sosok Diego Mamahit, Kopilot Sriwijaya Air SJY182 yang Diduga Jatuh di Perairan Kepulauan Seribu

Baca juga: Daftar Lengkap Nama Penumpang Pesawat Sriwijaya Air yang Jatuh, Cek Apakah Ada yang Anda Kenal?

Baca juga: Keluarga Korban Penumpang Sriwijaya Air yang Datang ke RS Polri Kramat Jati Diminta Membawa Dokumen

Baca juga: Penumpang Pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Istri dari Anggota TNI AU Dikenal Rajin Salat dan Baik Hati

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved