Breaking News:

Berita Tuban

Perselingkuhan Kepala Dusun dengan Istri Orang Berbuntut Panjang, Kini Dituntut Mundur oleh Warganya

Kepala dusun dituntut mundur dari jabatannya oleh warganya sendiri karena kedapatan menjalin hubungan terlarang dengan istri orang.

Penulis: Mohammad Sudarsono | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Kolase popgrid.id dan insurancebusinessmag.com
ilustrasi - penggerebekan kepala dusun yang memiliki hubungan terlarang dengan istri orang 

TRIBUNMADURA.COM, TUBAN - Seorang kepala dusun dituntut mundur dari jabatannya oleh warganya sendiri.

Tuntutan mundur itu dilakukan setelah warga setempat menggerebek aksi tak senonoh sang kepala dusun beberapa waktu lalu.

Saat itu, kepala dusun berinisial SIA (33) sedang berada di rumah warga setempat, K (36), Selasa (5/1/2021), pukul 23.30 WIB.

Padahal, baik sang kepala dusun maupun K sama-sama telah memiliki pasangan sah dan mempunyai anak.

Namun, diam-diam kepala dusun itu menjalin hubungan terlarang dengan istri orang, sehingga meresahkan warga.

Baca juga: Sebulan Sekali Ketemu Istri, Penjual Es Keliling ini Cabuli Bocah 11 Tahun di Tempat Perantauan

Baca juga: Suami Tangkap Basah Istri Selingkuh dengan Kepala Dusun, Pergoki Sang Istri Sedang Berduaan di Rumah

Baca juga: Operasi Yustisi di Pamekasan Sasar Tempat Keramaian, Muda Mudi Tak Pakai Masker Dihukum Push Up

Warga yang geram lantas menggerebek kepala dusun di rumah  K.

Pemerintah Desa setempat menggelar Musyawarah Desa yang dihadiri Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Karang Taruna, Perangkat Desa, dan Tokoh Masyarakat di balai desa setempat, Jumat (15/1/2021).

Ketua BPD Desa mengatakan, Musdes ini menindaklanjuti kasus perselingkuhan yang dilakukan oleh salah satu Kasun dengan warganya yang sudah bersuami.

Hasilnya, semua peserta Musdes sepakat untuk memberhentikan Kasun dari jabatannya.

"Keputusan bersama kita ambil, semua sepakat Kasun diberhentikan," ungkap Ketua BPD.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved