Breaking News:

Berita Sidoarjo

Coba Kabur Saat Diringkus, Dua Pengedar Narkoba Asal Jombang Ditembak Kakinya oleh Polisi Sidoarjo

Dua orang pengedar narkoba berjalan pincang saat menjalani pemeriksaan di Sat Reskoba Polresta Sidoarjo, Jumat (5/2/2021).

Penulis: M Taufik | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/M TAUFIK
Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji menunjukkan tersangka narkoba yang ditembak kakinya. 

Reporter: M Taufik l Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM - Dua orang pengedar narkoba berjalan pincang saat menjalani pemeriksaan di Sat Reskoba Polresta Sidoarjo, Jumat (5/2/2021).

Mereka mengalami luka di kaki, akibat ditembus peluru dari senjata petugas kepolisian. Penyebabnya, resivis narkoba itu sempat berusaha melawan saat hendak diringkus petugas.

Dua orang pengedar narkoba itu adalah EPC dan EP, keduanya asal Jombang.

Petani Tuban Hilang di Bengawan Solo, Tiga Hari Belum Ditemukan, BPBD dan Basarnas Siaga di Posko

Download MP3 Kumpulan Lagu DJ Remix Viral TikTok 2021, DJ Simalakama hingga DJ Yang Penting Happy

Pilkades Serentak Bangkalan, Ketua DPRD Sentil Para Camat: Kalau Duduk di Ruangan Itu Bukan Camat

Melawan Petugas Pakai Linggis, Pasien Positif Covid-19 Tulungagung Kabur dari Rumah dan Berkeliaran

"Mereka sudah lama mengedarkan narkoba di Sidoarjo. Dan sudah menjadi target petugas sejak November tahun kemarin," kata Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji.

Dalam penyelidikan itu, akhirnya petugas mendapati mereka sedang berada di sebuah tempat kos di Desa Bringinwetan, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo.

Saat didatangi petugas, mereka juga sedang asyik mengonsumsi sabu-sabu.

Ketika hendak diringkus mereka berusaha melawan untuk kabur.

"Terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan mengenai kakinya," ujar Kasat Reskoba Polresta Sidoarjo, Kompol Indra Nadjib.

Selain tersangka, petugas juga menyita sejumlah barang bukti narkoba. Jumlahnya cukup banyak. Ada empat bungkus plastik klip ukuran besar yang berisi narkotika jenis sabu beratnya sekira 394,05 gram, dua bungkus plastik berisi sabu s2,22 gram, tiga pipet kaca sisa pakai berisi sabu 3,2 gram dan 13 bungkus plastik berisi pil koplo jenis dobel L yang totalnya 13.000 butir.

"Selain itu, juga ada dua timbangan elektrik warna hitam, tiga pak plastik klip, empat handphone, dua kotak kertas, tiga potongan sedotan atau skop, satu sendok plastik atau skop, serta satu buku berisi rekapan," lanjut Indra.

Dalam pemeriksaan, diketahui bahwa tersangka ini juga sudah pernah masuk penjara dalam kasus yang sama. Alias, memang residivis narkoba.

Kepada polisi, tersangka mengaku sudah beberapa bulan menjadi pengedar. Dia mendapat barang dari seorang bandar yang kemudian dijual lagi secara eceran. Setiap satu kilogram sabu, mereka untung Rp 10 juta.

"Petugas masih melakukan pengembangan. Utamanya mencari jaringan dan bandar besar yang terkait dengan dua pengedar ini," ujar kasat.

Karirnya Melejit, Arya Saloka Pemeran Al di Ikatan Cinta, Sosok Romantis dan Pengertian kepada Istri

Ramalan Shio Kerbau, Macan, Kuda, Ular dan Kelinci Sabtu 6 Februari 2021: Yuk Intip Peruntungan Kamu

IMLEK 2021: Ramalan Shio Sabtu 6 Februari 2021 Shio Kuda Super Sibuk, Shio Babi Hati-Hati Gosip

Kisah Ayu Dian Saputri, Siswi Pamekasan Tabah Mengurus Nenek yang Buta, Ditinggal Ibunya Sejak Bayi

 

 
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved