Virus Corona di Jawa Timur
Hasil PPKM Selama Dua Tahap, Laju Penyebaran Covid-19 di Jatim Sudah di Bawah 1
Satgas Covid-19 Jawa Timur menyebutkan, selama PPKM dilaksanakan di Jawa Timur dalam dua tahap, ada dampak penurunan rate of transmission.
Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Elma Gloria Stevani
Reporter: Fatimatuz Zahroh l Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Satgas Covid-19 Jawa Timur menyebutkan, selama PPKM dilaksanakan di Jawa Timur dalam dua tahap, ada dampak penurunan rate of transmission atau laju penyebaran Covid-19.
Hal itu ditunjukkan dari menurunnya angka rate of transmission Jawa Timur sebelum dilaksanakan PPKM dan sesudah dilakukan PPKM tahap kedua.
Angka rate of transmission Covid-19 di Jawa Timur ada di angka 0,82.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Jawa Timur, Makhyan Jibril Al Faraby mengatakan bahwa tanggal 10 Januari 2021, saat belum dilakukan PPKM rate of transmisson Covid-19 Jawa Timur adalah 1,1.
• Ramalan Zodiak Terlengkap Rabu 10 Februari 2021, Keuangan Gemini Bermasalah, Capricorn Gila Kerja
• Sinopsis Ikatan Cinta Selasa 9 Februari 2021: Mas Al dan Andin Mesra, Ada Intrik Apalagi dari Elsa?
• Hanya Pakai 3 Zona dalam PPKM Mikro, Pemkot Surabaya: Zonasi Persebaran Lebih Ketat dari Ketentuan
• BNI Cabang Pamekasan Berikan Reward Kartu Combo untuk 12 Agen46 yang Lakukan Transaksi Tertinggi
Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa masih ada 10 kabupaten/kota di Jawa Timur yang rate of transmission Covid-19 di daerahnya masih di atas 1, yang indikasinya berbahaya dari tingkat penularan.
Tertinggi ada Kota Batu, rate of transmissionnya mendekati 2. Sedangkan sembilan lainnya ada di angka 1,1 hingga 1,3. Yaitu Kota Surabaya, Kota Malang, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Madiun, Kabupaten Nganjuk, Kota Mojokerto, Kabupaten Jombang dan Kota Pasuruan.
"Selain itu jika dilihat tren kasus Covid-19 Jawa Timur selama PPKM, ada tren atau kecenderungan menurun. Baik untuk pertambahan kasus maupun tingkat kematian per hari. Grafiknya kalau kami lihat di garis lurus, trennya menurun," tegasnya.
Selama dua tahap PPKM, ada dorongan dari gubernur untuk melakukan penambahan rumah sakit rujukan dan penambahan kapasitas bed.
Hasilnya, selama dua tahap dilakukan PPKM di Jawa Timur didapatkan peningkatakan kapasitas bed isolasi sebesar 11 persen selama periode 1 - 25 Januari 2021. Dan RS Rujukan juga bertambah dari 145 titik menjadi 164 titik RS rujukan.
Sementara itu Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa telah menegaskan bahwa PPKM berskala mikro akan dilaksanakan per hari Selasa (9/2/2021) ini, di seluruh 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.
• Peringati Hari Pers Nasional 2021, PWI Sampang Ziarah ke Makam Jurnalis
• TRAGIS Balita Disiksa Pacar Ibunya, Kondisi Tubuh Memprihatinkan, Mencolok di Wajah, Pelaku Diburu
• Promo Superindo Selasa 9 Februari 2021, Sikat Promo Imlek Bawa Untung! Ada Minyak Goreng Super Murah
• Promo Indomaret Selasa 9 Februari 2021, Promo Serba Beli 2 Gratis 1 hingga Promo Berdua Lebih Untung
PPKM berskala mikro akan digelar hingga 22 Februari 2021 mendatang dan skalanya berbasis RT.
Dengan skala pembatasan yang semakin kecil, maka Gubernur Khofifah berharap bahwa signifikansi PPKM untuk dapat menekan laju penyebaran Covid-19 bisa terwujud.
"PPKM berskala mikro diterapkan di seluruh kabupaten/kota, basisnya mikro, basisnya adalah RT. Jadi prinsip basisnya mikro sekali. Poskonya ada di desa, karena ini kaitannya dengan update data dan dinamika di masing-masing desa," tegas Khofifah.