Breaking News:

Berita Sampang

Dinas Pertanian Sampang Genjot Petani untuk Memahami Teknologi Pertanian Modern Melalui Penyuluh

Dinas Pertanian Kabupaten Sampang, Madura, akan mengenjot petani di wilayah kerjanya untuk memahami perkembangan teknologi pertanian modern.

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Petani di Kabupaten Sampang Madura saat menanam padi, Selasa (16/2/2021). 

Reporter: Hanggara Pratama l Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Dinas Pertanian Kabupaten Sampang, Madura, akan mengenjot petani di wilayah kerjanya untuk memahami perkembangan teknologi pertanian modern.

Bahkan, akan bergerak tahun ini agar kapasitas petani di Kabupaten Sampang cepat meningkat dalam produktifitasnya.

Kepala Bidang  Informasi Sumber Daya Manusia dan Penyuluhan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sampang Wiji mengatakan, bahwa salah satu cara utama untuk meningkatkan kapasitas petani terlebih dahulu memberikan pembekalan kepada sejumlah penyuluh yang tersebar di Kabupaten Sampang.

Baca juga: Login www.prakerja.go.id untuk Daftar Kartu Prakerja Gelombang 12 Tahun 2021, Seperti Ini Caranya

Baca juga: Cek Ramalan 12 Shio Besok Rabu 17 Februari 2021: Shio Ular, Shio Anjing dan Shio Monyet Beruntung

Baca juga: Waduh 4 Shio Ini Diramalkan Kurang Beruntung Besok Rabu 17 Februari 2021, Shio Kerbau Termasuk?

Baca juga: Ramalan Zodiak Membaca Cinta Rabu 17 Februari 2021, Scorpio Jalan-Jalan Romantis, Aries Berfantasi

Sebab, dengan adanya pembekalan, para penyuluh dapat membimbing petani melaui kelompok-kelompok tani tentang perkembangan teknologi pertanian.

"Setelah mendapat bimbingan dari penyuluh, para petani akan memahami cara mengelola pertaniannya masing-masing, mulai sektor pertahian padi, holtikultura, perkebunan maupun di sektor peternakan," ujarnya.

"Dengan begitu dapat meningkatkan hasil produksi di setiap musim panen" imbuhnya.

Ia menambahkan, jika tahun ini pihaknya juga akan mendorong petani untuk lebih memanfaatkan limbah pertanian agar bisa dimanfaatkan sebagai pakan hewan ternak.

"Sebelumnya kita sudah mengajak kelompok tani melakukan studi banding, sehingga para patani mendapatkan ilmu bagaimana acara mengolah pakan sapi agar lebih efektif dan menguntungkan," pungkasnya.

Baca juga: UPDATE CORONA di Sumenep Senin 15 Februari, Total 1.696 Kasus Positif Covid-19, 104 Pasien Meninggal

Baca juga: Durian Runtuh! Inilah 8 Shio yang Diprediksi Penuh Keberuntungan Besok Rabu 17 Februari 2021

Baca juga: FRPB dan RAPI Pamekasan Bantu Evakuasi Korban Longsor di Nganjuk, Sembari Kirim Bantuan Logistik

Baca juga: Soal Pergantian Wabup Rajae, Bupati Pamekasan dan Ketua DPRD Sepakat Bahas Setelah 100 Hari Almarhum

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved