Breaking News:

Berita Sampang

Jembatan di Kawasan Wisata Kera Nepa Sampang Rusak, Kepala Desa Berharap Pemerintah Daerah Tanggap

Sejumlah fasilitas di Destinasi Wisata Kera Nepa, Desa Batioh, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura tidak terawat.

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Kondisi jembatan retak di Destinasi Wisata Kera Nepa, Desa Batioh, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura, Jumat (19/2/2021). 

Reporter: Hanggara Pratama l Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Sejumlah fasilitas di Destinasi Wisata Kera Nepa, Desa Batioh, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura tidak terawat.

Hal itu dibuktikan dengan kondisi fasilitas banyak yang rusak seperti, jembatan, gazebo, dan toilet.

Bahkan, sejumlah tempat lainnya terlihat kotor dan berserakan.

Kepala Desa Batioh Kecamatan Banyuates, Sampang Suud mengakui jika saat ini keberadaan sejumlah fasilitas di Wisata Kera Nepa memang sudah banyak yang rusak.

Baca juga: Kronologi Puluhan Paus Terdampar di Bibir Pantai Pangpajung Bangkalan, 50 Paus Mau Menepi Malam Hari

Baca juga: Login portal.ltmpt.ac.id dengan Akun LTMPT untuk Daftar SNMPTN 2021, Perhatikan 7 Tahapannya

Baca juga: Ramalan Zodiak Terlengkap Sabtu 20 Februari 2021, Investasi Aries Membawa Untung, Sagitarius Depresi

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Sabtu 20 Februari 2021, Kekasih Libra Terluka, Besok Kisah Asmara Leo Menarik

Sebab, selama dua tahun terakhir tidak ada pembangunan yang dilakukan oleh dinas terkait.

"Perbaikannya tanggung jawab dinas dan hingga saat ini masih belum ada perbaikan," ujarnya kepada TribunMadura.com, Jumat (19/2/2021).

Dijelaskan, sejak 2017 Wisata yang berlokasi di wilayah desanya itu sudah diambil alih oleh pemerintah daerah.

Namun, pengelolanya tetap masyarakat sekitar.

Maka dari itu, setiap tahunnya pengelola wajib menyetorkan Rp. 3,6 juta pertahunnya kepada pemerintah daerah sebagai bentuk kontribusi dari hasil pengelolaan objek wisata.

"Sebelumnya milik masyarakat setempat, tapi beberapa tahun yang lalu sudah MoU," terang Suud.

Mengetahui hal itu pihaknya berharap ada perbaikan dari dinas terkait, untuk menarik minat pengunjung dan keselamatan.

Sementara, Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disporabudpar) Sampang Ibni Abdi Rahman menyampaikan, jika saat ini pihaknya masih menunggu perampungan akses jalan untuk menuju destinasi wisata Kera Nepa.

Sehingga, beberapa tahun terakhir tidak bisa melakukan pembangunan di wisata yang terletak di Pantai Utara tersebut.

"Pembangunan akses jalan ke destinasi wisata ini untuk mempermudah pengunjung untuk pergi ke lokasi," pungkasnya.

Baca juga: Soal Pembunuhan Gadis 20 Tahun di Kutai Barat, Tokoh Aktivis Madura: Selesaikan dengan Hukum Positif

Baca juga: Semesta Mendukung untuk Keberuntungan Shio Naga dan Shio Monyet, Ramalan Shio Jumat 19 Februari 2021

Baca juga: Ramalan 12 Shio Paling Lengkap Jumat 19 Februari 2021, Shio Ular dan Shio Babi Diprediksi Bakal Cuan

Baca juga: Apes, 6 Shio Ini Diramal Paling Babak Belur Besok Jumat 19 Februari 2021, Ada yang Ingin Kuda Kalah

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved