Breaking News:

Berita Sampang

Diduga Lakukan Pemerasan, Dua Anggota LSM di Sampang Diringkus saat Ngobrol dengan Korban di Cafe

Polres Sampang Madura Jawa Timur berhasil menangkap dua oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)  dalam kasus pemerasan terhadap pemborong proyek.

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Kedua tersangka kasus pemerasan yang merupakan anggota LSM di Kabupaten Sampang saat berada di Mapolres Sampang, Madura, Selasa (23/2/2021). 

Reporter: Hanggara Pratama l Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Polres Sampang Madura Jawa Timur berhasil menangkap dua oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)  dalam kasus pemerasan terhadap pemborong proyek, Rabu (23/2/2021) pukul 22.00 WIB.

Dua LSM yang terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) itu ditangkap di salah satu cafe Jalan Makbole, Kelurahan Polagan, Kabupaten Sampang dengan Barang Bukti (BB) sejumlah uang sebesar Rp. 19.400.000.

Kedua tersangka yakni Riski (42) warga Desa Aeng Sareh, Kota Sampang, dan Amir Hamzah (38) warga Jalan Pahlawan, Sampang.

Kasatreskrim Polres Sampang AKP Riki Donaire Piliang menceritakan, bahwa penangkapan tersangka Amir Hamzah dan Rizki saat keduanya mengajak korban untuk komunikasi di Cafe Kenkaro.

Baca juga: Kabupaten Sumenep Terima 1.760 Vial Vaksin Covid-19, Vaksinasi Tahap 2 Segera Digelar

Baca juga: Gelar Sidang Paripurna, Ketua Fraksi Gabungan DPRD Sumenep Akis Jasuli Sambut Baik Empat Raperda

Baca juga: Kasus Dugaan Pembunuhan Janda di Sampang Belum Ada Titik Terang, Polisi Kesulitan Lacak Pelaku

Baca juga: Polres Sumenep Tangkap Pencuri Motor Vario Asal Pasongsongan, Pelaku Ngaku Beraksi Bersama Saudara

Korban, Hasbi (39) asal Desa Gulbung, Kecamatan Pangarengan, Sampang, tidak dapat memenuhi permintaan uang senilai, Rp. 100 juta.

Kedua tersangka meminta uang tersebut atas temuan pada proyek Pokmas saluran air tahun 2019.

"Berhubung korban tidak memiliki uang dengan nominal yang diminta oleh tersangka hingga merasa takut, akhirnya korban memenuhi ajakan itu dengan mengajak anggota Polres Sampang ke cafe," ujarnya.

Setelah bertemu di Cafe Kenkaro, korban menawar permintaan dari tersangka yang semula Rp. 100 juta menjadi Rp. 40 juta dan kedua tersangka menyepakatinya.

Namun, korban tidak langsung membayar secara sepenuhnya, melainkan mencicil dengan nominal pembayaran pertama sebesar Rp. 19.400.000.

Sedangkan sisanya akan dibayar keesokan harinya, jika tidak kedua tersangka akan melaporkannya ke pihak yang berwenang.

"Melihat tersangka melakukan pemerasan dan pengancaman kepada korban, anggota langsung mengamankan tersangka bersama brang buktinya," tutur AKP Riki Donaire Piliang.

Sementara, untuk barang bukti yang diamankan seperti, uang tunai Rp. 19.400.000, empat buah kartu LSM milik Riski (tersangka), dan satu kartu LSM milik Amir Hamzah (tersangka), dan barang bukti lainnya.

"Untuk modus yang dilakukan oleh kedua tersangka adalah mencari keuntungan pribadi," pungkasnya.

Baca juga: Pemkab Pamekasan Dapat Bantuan 600 Bibit Pohon Ketapang Kencana, Akan Ditanam di Lingkungan Sekolah

Baca juga: Ingin Rezeki Lancar, Berkah Berlimpah, Yuk Amalkan Doa Ini Setelah Shalat dan Hendak Berangkat Kerja

Baca juga: Niat dan Doa Setelah Sholat Dhuha yang Sempurnakan Salat Wajib, Lengkap Tulisan Latin dan Terjemahan

Baca juga: Ayus Sering Pesan Connecting Room Saat manggung Bareng Nissa Sabyan, Eks Sabyan: Menurut Saya Hoax

Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved