Breaking News:

Berita Sampang

Akibat Pendangkalan, Kapal Besar Tidak Dapat Bersandar di Pangkalan Pendaratan Ikan Camplong Sampang

Akibat mengalami pendangkalan yang cukup parah, Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) di Kecamatan Camplong masih belum bisa difungsikan.

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) yang berlokasi di Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura hingga saat ini masih belum difungsikan, Selasa (2/3/2021). 

Reporter: Hanggara Pratama | Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) yang berlokasi di Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura hingga saat ini masih belum difungsikan, Selasa (2/3/2021).

Hal itu disebabkan terjadi pendangkalan sehingga kapal berukuran besar tidak dapat bersandar.

Kepala Dinas Perikanan Sampang, Wahyu Prihartono menjelaskan, bahwa Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) tersebut sudah diserahkan kepada provinsi sejak tahun 2017.

Jadi, dalam pengelolaan sepenuhnya adalah milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Baca juga: Nissa Sabyan Masih Hilang, Ayus Minta Maaf, Mantan Personel Sabyan: Selesaikan dengan Tanggungjawab

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 untuk Anggota Kodim 0829 Bangkalan Tahap Pertama Dibagi Menjadi Dua Gelombang

Baca juga: Daftar Nama 59 Korban Sriwijaya Air SJ-182 yang Sudah Berhasil Diidentifikasi Tim DVI Polri

Baca juga: Gelagat Tak Wajar Terduga Teroris yang Dicokok Densus 88 Bojonegoro, Warga Ungkap Fakta Tak Terduga

"Kalau parkir kapal dan sebagainya itu ranah Provinsi Jatim, sedangkan kewenangan kita hanya mengambil jasa timbangnya saja, ikan apa yang datang nanti di timbang dan masuk ke retribusi daerah," ujarnya.

Dijelaskan, di dalam PPI terdapat Tempat Pelalangan Ikan (TPI) yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.

Namun, selama PPI tersebut belum difungsikan maka TPI juga tidak akan berfungsi.

"Jadi untuk memfungsikan TPI perlu adanya kerja sama antara pemerintah daerah dengan Pemprov Jatim," jelasnya.

Wahyu Prihartono menambahkan, jika sebelumnya Pemprov Jatim sudah berencana akan melakukan pengerukan atau pelebaran terhadap PPI agar kapal-kapal besar nantinya bisa bersandar.

Bahkan, masterplan untuk upaya tersebut sudah dibuat oleh Pemprov dan rencananya akan dibangun 2020.

Berhubung pandemi covid-19 melanda, upaya itu dimundurkan karena dananya direcofusing.

"Rencananya akan dibangun dengan anggaran tahap pertama sebesar 32 miliar, tapi ditarik lagi karena pandemi covid-19 dan Informasinya tahun ini juga ditunda," pungkasnya.

Baca juga: BREAKING NEWS - Tiga Terduga Teroris Diringkus Densus 88 di Kabupaten Bojonegoro

Baca juga: FAKTA Kericuhan Pelaku Trek-trekan VS Warga di Jalan Raya Kedungdung Sampang, Berawal dari Teguran

Baca juga: Bupati Pamekasan Pantau Potensi Desa di Kecamatan Pakong, Kembangkan Kebun Alpukat dan Desa Wisata

Baca juga: Rumah Warga di Pamekasan Terbakar, Peralatan Dekorasi Pernikahan Hangus, Kerugian Capai Rp 100 Juta

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved