Breaking News:

Berita Gresik

Kejahatan di Balik Masker Achmad Hafed Dibongkar Polisi, Tersangka Kedapatan Simpan Narkotika Sabu

Warga Kota Surabaya menyimpan narkotika jenis sabu ke dalam maskernya, agar terhindar dari kejaran polisi.

Dok Polres Gresik
Tersangka Achmad Hafed (28) memanfaatkan masker untuk menyimpan sabu, Senin (1/3/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, GRESIK - Achmad Hafed (28) memanfaatkan situasi pandemi Covid-19 dalam melancarkan niatnya yang ingin mengedarkan narkoba.

Warga Kota Surabaya ini menyimpan narkotika jenis sabu ke dalam maskernya, agar terhindar dari kejaran polisi.

Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto mengatakan, anggotanya telah menggagalkan peredaran sabu di wilayah hukum Polres Gresik dengan modus tersebut.

Baca juga: Bisnis Krupuk Tahu Berbahan Boraks di Sidoarjo Dibongkar Polisi, Pasutri Pemilik Pabrik Ditangkap

Baca juga: Musala Jadi Saksi Bisu Aksi Nekat Pria Kediri, Warga Kaget Temukan Mayat Tergantung di Lantai 2

Baca juga: PWNU Jatim Tegaskan Tolak Kebijakan Legalisasi Investasi Miras di Indonesia, Sampaikan 4 Poin Sikap

"Benar, pelaku telah diringkus anggota lantaran kedapatan memakai masker," kata AKBP Arief Fitrianto, Senin (1/3/2021).

"Namun, di dalam masker yang dipakainya terdapat satu plastik klip berisi sabu siap edar," ungkap alumni Akpol 2001 itu. 

Pelaku disergap di Jalan Veteran, Kabupaten Gresik, Jumat (26/2/2021). dini hari.

Dikatakannya, seolah tak punya dosa, pelaku malah menanyakan balik mempunyai salah apa kepada polisi.

Alhasil petugas langsung membuka masker pelaku, dan berhasil menemukan satu poket sabu dibungkus plastik yang disembunyikan dibalik masker hitam polos itu jatuh. Tanpa panjang lebar, pelaku langsung diseret ke Mapolres Gresik.

Masih menurut Mantan Kapolres Ponorogo itu, sabu dengan berat timbang 0,32 gram, sepotong masker hitam dan satu unit handphone merk Redmi Note 3 warna putih diamankan sebagai barang bukti.

"Kini tersangka Achmad Hafed dipaksa menghuni jeruji besi dijerat Pasal 114 ayat (1) Subs Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika diancam mendekam minimal empat tahun didalam penjara," tegasnya. (wil)

Baca juga: Camat Duduksampeyan Gresik Diberhentikan, Resmi Jadi Tersangka Kasus Korupsi Dana Kecamatan

Baca juga: 10 Kebijakan Strategis Eri Cahyadi - Armuji di Surabaya, APBD Sepenuhnya Kesejahteraan Masyarakat

Penulis: Willy Abraham
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved