Breaking News:

Berita Surabaya

Gelar Doa Bersama, Demokrat Surabaya Tegaskan Tetap Solid Dukung AHY, Tolak Hasil KLB Deli Serdang

DPC Partai Demokrat Surabaya menggelar konsolidasi partai dan tetap solid mendukung AHY. 

TRIBUNMADURA.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA
DPC Partai Demokrat Surabaya menggelar konsolidasi partai sekaligus doa bersama, Sabtu (13/3/2021). 

Reporter : Yusron Naufal Putra | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - DPC Partai Demokrat Surabaya menggelar konsolidasi partai sekaligus doa bersama, Sabtu (13/3/2021).

Konsolidasi itu ingin menunjukkan kader Demokrat di Kota Surabaya tetap solid dan mendukung AHY

"Mengajak semua kader, kita harus tetap solid, tetap melakukan kerja politik, berkoalisi dengan rakyat, serta berdoa memohon kepada Allah SWT," kata Ketua DPC Partai Demokrat Surabaya, Lucy Kurniasari, Minggu (14/3/2021). 

Baca juga: Destinasi Wisata di Trenggalek Dibuka Lagi, Pengunjung Masih Sedikit yang Berlibur pada Akhir Pekan

Baca juga: Ratusan Napi Lapas Kelas IIB Blitar Bebas Lebih Cepat, Dapat Asimilasi Selama Pandemi Covid-19

Lucy Kurniasari mengatakan, pihaknya tetap pada sikap awal, yakni mengecam, tidak mendukung, dan tidak mengakui KLB Deli Serdang.

Sebab, kegiatan itu dianggapnya ilegal, tidak sesuai dengan ketentuan dan AD/ART Partai Demokrat. 

Mereka disebut hingga saat ini, tetap bulat mendukung sepenuhnya kepemimpinan AHY di tubuh Demokrat. Sebagaimana hasil Kongres V Partai Demokrat. 

Menurut Lucy, pihaknya terus meminta agar pemerintah menolak hasil KLB Deli Serdang yang memutuskan Moeldoko sebagai Ketua Umum. Pihaknya mendesak pemerintah agar tak mengesahkan hasil KLB. 

Selain itu juga meminta Presiden Joko Widodo untuk memecat Moeldoko sebagai KSP.

"Karena sudah terlibat mencampuri urusan internal Partai Demokrat, yang berimplikasi pada rusaknya demokrasi di Indonesia dan tidak kondusifnya perpolitikan nasional," terangnya. 

Halaman
12
Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved