Breaking News:

Berita Malang

Kota Malang Diguyur Hujan Deras Minggu Sore, Genangan Air Terjadi di Jalan Gajayana hingga Sudimoro

Sejumlah titik di Kota Malang tergenang air akibat hujan lebat disertai angin kencang.

TRIBUNMADURA.COM/KUKUH KURNIAWAN
Pohon tumbang yang terjadi di Jalan Husni Tamrin Gang 3, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Minggu (14/3/2021). 

Reporter : Kukuh Kurniawan | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Tak hanya menyebabkan pohon tumbang, hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi sekitar satu jam, membuat beberapa ruas jalan di Kota Malang tergenang, Minggu (14/3/2021).

Ada enam titik genangan air di Kota Malang setelah diguyur hujan lebat disertai angin kencang sore tadi.

Keenam titik itu di antaranya, Jalan Gajayana (dekat Sardo Swalayan), Jalan Bondowoso, Depan RSUD Kota Malang, Jalan Letjend Sutoyo Gang 4, Jalan Sudimoro, dan Jalan Kedawung.

Baca juga: Waspada Lokasi Pohon Tumbang di Kota Malang Akibat Hujan Deras dan Angin Kencang Minggu Sore

Baca juga: 20 Tahun Cerai, Mantan Istri Datang Minta Pembagian Harta Gono Gini, Suami Bongkar Paksa Rumah

Motor yang tertimpa pohon tumbang di Jalan Tenes, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Minggu (14/3/2021).
Motor yang tertimpa pohon tumbang di Jalan Tenes, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Minggu (14/3/2021). (TRIBUNMADURA.COM/KUKUH KURNIAWAN)

"Rata-rata ketinggian banjir mulai selutut hingga perut orang dewasa," kata Kepala BPBD Kota Malang, Alie Mulyanto kepada TribunJatim.com ( grup TribunMadura.com ).

Ia menjelaskan, genangan yang terjadi hanya berlangsung sebentar. Saat ini telah berangsur-angsur mulai surut.

"Sekarang sudah mulai surut. Untuk penyebab banjir, karena dipicu intensitas hujan yang luar biasa deras dan kondisi saluran drainase yang tidak lancar," terangnya

Dalam kesempatan tersebut, ia mengimbau agar warga tetap waspada.

Karena sejumlah potensi bencana dapat terjadi di Kota Malang selama cuaca ekstrem berlangsung.

"Kalau ada hujan lebat, atau angin kencang sudah harus waspada," kata dia.

"Paling tidak menghindar dan menjauhi titik-titik rawan bencana, seperti daerah aliran sungai atau di dekat pohon," pungkasnya.

Baca juga: Peternak di Banyuwangi Bisa Periksakan Hewan Ternaknya secara Gratis, Begini Caranya

Baca juga: Pembebasan Lahan Milik PT Garam untuk Jalan Srepang Sampang Tunggu Rekomendasi Kementerian BUMN

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved