Breaking News:

Berita Bangkalan

DPMPTSP dan Dinas Perikanan Kabupaten Bangkalan Temukan Tambak Udang Bodong Beroperasi Sejak 1994

DPMPTSP bersama Dinas Perikanan Kabupaten Bangkalan menemukan tambak udang bodong alias tanpa perizinan usaha di Desa Mrandung, Kecamatan Klampis.

TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Kepala Bidang Informasi dan Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bangkalan, Jemmi Tria Sukmana (kiri) di lokasi usaha tambak bodong udang vanami di Desa Mrandung, Kecamatan Klampis, Kamis (25/3/2021). 

Reporter: Ahmad Faisol| Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Kegiatan pengawasan rutin Bidang Informasi dan Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) bersama Dinas Perikanan Kabupaten Bangkalan menemukan tambak udang bodong alias tanpa perizinan usaha di Desa Mrandung, Kecamatan Klampis, Kamis (25/3/2021).

Ditemukannya usaha tambak udang vanami tanpa berkas perizinan itu di luar dugaan petugas. Pasalnya, pengawasan kali ini hanya mentargetkan tiga pelaku usaha; dua bidang usaha tambak di Desa Mrandung Kecamatan Klampis dan satu klinik medis di Desa/Kecamatan Sepulu.

Kepala Bidang Informasi dan Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal DPMPTSP Kabupaten Bangkalan, Jemmi Tria Sukmana mengungkapkan, keputusan mendatangi tiga target pengawasan perizinan berusaha sektor penanaman modal itu berdasarkan data yang dihimpun dari Online Single Submission (OSS).

Baca juga: Aurel Hermansyah dan Arsy Kerap Alami Bully, Ashanty Siap Jadi Terdepan: Kalau Menakutkan, Aku Lapor

Baca juga: Mimpi Digigit Anjing? Waspada Pertanda Buruk, Ada Orang yang Telah Mengendalikanmu dan Menyakitimu

Baca juga: Ini Penyebab Banjir Tahunan di Kabupaten Sampang, Pembangunan Floodway Terkendala Pembebasan Lahan

Baca juga: Anggota DPRD Sumenep: Masyarakat Masalembu Minta Operasional KM Sabuk Nusantara 115 Tak Dihentikan

“Tidak ada perizinan sama sekali, malahan telah beroperasi sejak tahun 1994. Saat ini masih beroperasi, luasnya lebih besar dari dua usaha tambak yang kami targetkan. Tambak bodong itu di luar target kami,” ungkap Jemmi.

Kendati demikian, Jemmi menegaskan pihaknya tetap mengedepankan tindakan persuasif.

Dengan harapan, pelaku usaha tambak tersebut segera mengurus kelengkapan dokumen-dokumen perizinan berusahanya.

“Tetap menjadi atensi kami. Apalagi tambak bodong itu termasuk skala besar, diperkirakan sekitar 5 hektare. Pemilik tambak bodong itu adalah kakak dari PT SSW Indonesia yang juga bergerak di usaha tambak udang vanami,” tergasnya.

Jemmi menjelaskan, PT SSW Indonesia merupakan targer pengawasan yang menarik perhatian pihak DPMPTSP dan Dinas Perikanan Kabupaten Bangkalan. Pasalnya, data pada OSS menyebutkan, nilai investasinya didaftarkan sebagai Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) pada tahun 2020.

OSS merupakan sistem Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Online. Para pelaku usaha menilai sendiri kemampuan investasi dan skala usahanya dengan benar.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved