Breaking News:

Berita Tulungagung

Memasuki Ramadan 2021, Harga Daging Ayam di Tulungagung Tembus Rp 40 Ribu Perkilo, Hal ini Pemicunya

Kini harga daging ayam di Kabupaten Tulungagung tembus Rp 40.000 perkilonya. Diduga karena minimnya pasokan ayam dari para peternak.

Penulis: David Yohanes | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/DAVID YOHANES
Pedagang daging ayam di Pasar Ngemplak Tulungagung, Rabu (14/4/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, TULUNGAGUNG - Harga daging ayam di Pasar Ngemplak Kabupaten Tulungagung terus merangkak naik.

Bahkan, kini harga daging ayam di Kabupaten Tulungagung tembus Rp 40.000 perkilonya.

Kenaikan harga daging ayam ini diduga karena minimnya pasokan ayam dari para peternak.

Satu di antara pemicunya karena banyak peternak mandiri yang bangkrut tahun sebelumnya.

"Pasokan minim, semuanya dari para peternak kemitraan (perusahaan). Makanya harganya juga naik," terang penjual daging ayam, Riansyah, Rabu (14/4/2021).

Baca juga: Pemkot Surabaya Larang Kegiatan Pembagian Takjil di Jalanan, Sarankan Dilakukan di Masjid dan Musala

Baca juga: Anggaran Program Pembagian Sarung pada Ramadan 2021 dari Pemkab Sampang Capai Rp 400 Juta

Baca juga: Mengaku Ingin Mati Karena Depresi, Kakek asal Tuban ini Ditemukan Tergantung di Kandang Ternaknya

Rian mengungkapkan, harga normal daging ayam sekitar Rp 30.000 per kilogram.

Kenaikan terjadi 10 hari menjelang puasa  menjadi Rp 36.000 per kilogram.

Harga kemudian tembus Rp 40.000, karena tradisi megengan kembali diperbolehkan.

"Kalau tahun lalu kan pandemi, megengan dilarang. Tahun ini diperbolehkan, makanya pembelian meningkat," sambung Rian.

Jika kondisi normal Rian menjual  2 kuintal daging ayam, namun sejak menjelang megengan volume penjualan jadi 4 kuintal per hari.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved